Pemilik Rumah Makan di Sekadau Harap Stok Daging Sapi Segar di Sekadau Selalu Tercukupi

"Sementara di Sekadau stok daging sapi masih ada untuk kami yang pelanggan. Jangan sampai langka lah untuk stok daging ini, " ujarnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Marpina Sindika Wulandari
Pemilik RM Tiga Sahabat, Anton, yang berada di Kompleks Pasar Baru Sekadau, Rabu 21 September 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pemilik rumah makan di Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat harap daging sapi segar tidak langka di pasaran, seiring mulai langkanya sapi akibat dampak penyakit mulut dan kuku (PMK) yang masih melanda, Rabu 21 September 2022.

Pemilik RM Tiga Sahabat, Anton, yang berada di Kompleks Pasar Baru Sekadau mengatakan meskipun saat ini harga daging sapi cukup mahal di pasar Sekadau, yakni 150-160 rupiah perkilogram. Namun stoknya masih ada khusus penjual makanan.

"Sementara di Sekadau stok daging sapi masih ada untuk kami yang pelanggan. Jangan sampai langka lah untuk stok daging ini, " ujarnya.

Anton mengaku untuk kebutuhan berjualan, Ia biasanya menghabiskan 1-2 kilogram daging sapi segar. Dimana perpotongnya dijual dengan harga 10.000 rupiah. Dengan 1 kilogram daging biasanya mampu mendapatkan 30 potong.

Daging Sapi di Sekadau Masih Mahal dan Mulai Langka, Dampak PMK

"Biasa jual ukuran irisan daging tetap sama. Belum ada pengurangan. Karena kita biasa hitung 1 kilo ini untuk 30 potong. Hitungannya masih masuk. Saat ini menu daging lainnya masih aman. Hanya sapi saja yang cukup mahal, " pungkasnya.

Anton berharap penyakit mulut dan kuku pada ternak khususnya sapi dapat segera teratasi. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan daging segar setiap harinya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved