Dukung Indonesia Net Zero Emission pada 2060, BRI Targetkan Tanam 1,75 Juta Bibit Pohon

BRI secara aktif melakukan upaya pelestarian lingkungan untuk mendukung pencapaian komitmen pemerintah terhadap target net zero emission pada 2060.

Dok. BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI secara aktif melakukan upaya pelestarian lingkungan untuk mendukung pencapaian komitmen pemerintah terhadap target net zero emission dengan selenggarakan program BRI Menanam. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI secara aktif melakukan upaya pelestarian lingkungan untuk mendukung pencapaian komitmen pemerintah terhadap target net zero emission Indonesia pada 2060.

Untuk mendukung hal tersebut, bank dengan kode saham BBRI menginisiasi program “BRI Menanam” sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan serta bentuk pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Hal itu sejalan dengan komitmen penerapan bisnis BRI yang selaras dengan environmental, social, dan governance (ESG).

Sebagai informasi, BRI Menanam merupakan inisiatif BRI dengan menyalurkan bibit pohon kepada setiap nasabah yang menerima kredit dari perseroan.

Program tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi BRI dalam mendukung pencapaian tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Direktur Utama (Dirut) BRI Sunarso mengatakan, program BRI Menanam diharapkan menjadi lokomotif aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial bagi masyarakat.

“Nasabah yang berhak mendapat kredit harus berkomitmen menanam dan merawat bibit yang kami berikan. Harapan kami, dua tahun lagi ini terus on going dan dapat lebih efektif menyerap karbon,” ungkap Sunarso dalam keterangan persnya, Rabu (21/9/2022).

Sejak diluncurkan pada Rabu (17/8/2022), program BRI Menanam hingga Jumat (16/9/2022) telah menjangkau 1.072 Desa BRILian yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Adapun jumlah bibit pohon yang tersalurkan telah mencapai 376.959 bibit pohon.

BRI Menanam menargetkan penanaman lebih dari 1,75 Juta pohon produktif yang dilakukan secara bertahap. Rinciannya sebanyak lebih dari 750.000 bibit ditanam pada 2022 dan sekitar 1 juta bibit lagi ditanam pada 2023.

Untuk tahun 2022, BRI menargetkan menyalurkan 750.000 bibit pohon. Dari jumlah ini, sekitar 376.000 bibit telah disalurkan untuk lahan desa, 226.000 bibit untuk nasabah eksisting dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI Unit, dan 151.000 bibit untuk nasabah baru dari KUR BRI Unit.

Penyaluran bibit pohon ini dijalankan oleh 799 BRI unit, 236 branch office, dan 17 regional office BRI di berbagai wilayah di Indonesia.

Adapun jenis bibit tanaman yang diberikan adalah jenis pohon produktif, sehingga dapat menyerap karbon dan memberikan nilai lebih bagi masyarakat, seperti buahnya yang dapat dikonsumsi.

Untuk jenis bibit pohon yang telah dibagikan, diantaranya adalah durian sebanyak 33,64 persen, mangga 22,45 persen, alpukat 21,80 persen, jambu 5,79 persen, jeruk 2,39 persen, dan jenis pohon lainnya sebanyak 14,65 persen.

Bagi nasabah yang tinggal di perkotaan, program ini juga bisa dijalankan dengan mengimplementasikan konsep urban farming.

Konsep itu dilakukan dengan penanaman menggunakan vertikal hortikultura, vertikal polybag serta pemanfaatan botol bekas sebagai bentuk untuk meningkatkan kualitas lingkungan di perkotaan.

“Sementara kalau di kota akan dibuat sebuah klaster-klaster. Ternyata, kebutuhan sayur di satu rumah tangga bisa dipenuhi sendiri dengan menanam lewat media tanam urban farming. Jadi, upaya untuk menghijaukan kawasan perkotaan sampai di gang hingga desa-desa sudah sangat terbuka,” ujar Sunarso.

Salah satu implementasi BRI Menanam di perkotaan adalah dengan menyalurkan 100.000 paket bibit hortikultura kepada 1.000 kelompok Permodalan Nasional Madani (PNM) Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) di Provinsi DKI Jakarta.

BRI sebagai lembaga keuangan juga berperan aktif dalam mendorong pembiayaan bagi sektor berkelanjutan berdasarkan ESG. Bank pelat merah ini memiliki portofolio terbesar dalam menyalurkan kredit di sektor berkelanjutan.

Sebab, hingga kuartal II-2022, BRI berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp 657,1 triliun atau setara dengan 65,5 persen dari total portofolio kredit BRI yang telah menerapkan prinsip ESG.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved