Dukung Investor Dalam Negeri, PLN Berhasil Energize Gardu Induk 150 kV Sudan

General Manager UIP KLB, Reisal Rimtahi Hasoloan menyebutkan bahwa pembangunan Gardu Induk ini didasari atas penandatanganan...

Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Safety Briefing pembangunan GI 150 kV Sudan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KALTENG - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (PLN UIP KLB) berhasil melakukan energize atau pembebanan listrik perdana pada Gardu Induk (GI) 150 kilo Volt (kV) Sudan berkapasitas 30 Mega Volt Ampere (MVA) yang berlokasi di Desa Sudan, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (15/9/2022).

General Manager UIP KLB, Reisal Rimtahi Hasoloan menyebutkan bahwa pembangunan Gardu Induk ini didasari atas penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) antara PLN dengan PT Parenggean Makmur Sejahtera yang memiliki kebutuhan daya hingga mencapai 40 juta Volt Ampere (VA). pada 26 Juni 2020 lalu di Jakarta.

Lebih lanjut Reisal menyebutkan bahwa GI yang berfungsi untuk mendukung operasional dan memenuhi suplai listrik PT Parenggean Makmur Sejahtera ini memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 79.34 persen dengan meraup investasi sebesar 78 milliar rupiah.

“PLN siap mendukung suplai listrik bagi para investor di Kalimantan Tengah dan Barat dan menjadikan listrik sebagai salah satu daya pendorong terciptanya iklim investasi positif di kedua provinsi,” ujar Reisal.

PLN Pastikan Siap Laksanakan Instruksi Presiden Terkait Kendaraan Listrik untuk Dinas

Lanjutnya lagi, dengan beroperasinya GI Sudan yang berlokasi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah akan memberikan manfaat bagi masyarakat, seperti terbukanya lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar lokasi operasional perusahaan PT Parenggean Makmur Sejahtera, meningkatnya pendapatan Pemerintah Daerah dan percepatan proyek pembangunan untuk masyarakat.

Saat ini pasokan daya listrik di Sistem Interkoneksi Kalimantan yang menyuplai listrik di Provinsi Kalimantan Selatan, Tengah, dan Timur tercatat sebesar lebih dari 2300 MW.

Selanjutnya, PLN UIP KLB sedang fokus membangun proyek interkoneksi sistem ketenagalistrikan antara Sistem Khatulistiwa di Kalimantan Barat dengan Sistem Kelistrikan Kalseltengtim, salah satunya melalui pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Pangkalan Bun- Sukamara. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved