Anak Pertama Menikah dengan Anak Terakhir - Mitos yang Berkembangan di Masyakarat

Perjodohan terutama dalam primbon jawa sangat kental dengan makna yang meliputi banyak hal.

Editor: Madrosid
CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP
Pasangan yang menikah dalam ikatan perkawinan. Mitos di masyarakat berkembangan pasangan dari anak pertama dan anak terakhir akan menjadi pasangan ideal dan bahagia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pernikahan merupakan ritual yang dianggap sakral oleh sejumlah masyarakat bahkan perjodohan kerap kali terjadi di sesuaikan dengan susunan kelahiran anak pertama hingga terakhir.

Berkembang di sejumlah masyarakat di Indonesia bahkan menjadi kepercayaan.

Bahwa pasangan ideal juga dipengaruhi oleh susunan kelahiran dalam pernikahan.

Perjodohan terutama dalam primbon jawa sangat kental dengan makna yang meliputi banyak hal.

Seperti contoh pasangan dianggap ideal jika terdiri dari pernikahan anak pertama dengan anak terakhir.

Pasangan ini dipercaya akan mendapatkan kehidupan yang bahagia.

Baik dari segi keharmonisan dan rezeki yang melimpah.

Banyak masyarakat Indonesia yang masih mempercayainya hingga sekarang.

Tak jarang yang dipaksa untuk melaksanakan kepercayaan itu supaya menjadi pasangan yang ideal, langgeng dan bahagia.

Profil Biodata Panjer Aji Siloka Dadiara Pasangan Duet Bryan Sidney Elohim Asal Hevindo Balikpapan

Para orang tua berharap anaknya mendapatkan pasangan yang terbaik dalam hidupnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved