Ini Alasan Bayi Tak Perlu Penutup Telinga saat Naik Pesawat
Bagi orangtua yang membawa bayi dalam melakukan perjalanan udara sebaiknya memperhatikan hal ini.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut alasan mengapa bayi tidak perlu dipakaikan penutup telinga saat berpergian naik pesawat.
Bagi orangtua yang membawa bayi dalam melakukan perjalanan udara sebaiknya memperhatikan hal ini.
Membawa bayi saat naik pesawat menjadi tantangan tersendiri.
Sebagian orangtua juga punya banyak pertanyaan dalam pikirannya dan ingin si kecil tetap aman saat bepergian.
• Aturan Baru Naik Pesawat Bagi Penumpang Bawa Hewan Peliharan di Semua Maskapai Penerbangan
Salah satu pertanyaan yang umum dimiliki para orangtua adalah perlukah penutup telinga saat bayi naik pesawat?
Perlukah earmuff untuk bayi saat naik pesawat?
Dokter spesialis anak dari Mayapda Hospital Kuningan, dr. Kurniawan Satria Denta, M.Sc, Sp.A menjelaskan, penggunaan penutup telinga memang penting selama penerbangan agar bayi tak merasakan kebisingan.
Namun, ini juga bergantung pada kondisi setiap bayi.
Menurutnya, beberapa bayi justru rewel ketika dipakaikan penutup telinga.
“Tergantung bayi sebenarnya. Jika nyaman boleh dipakaikan tutup telinga, karena ada bayi kalau dipakaikan tutup telinga dia malah semakin rewel,” ujar dr. Denta mengutip Kompas.com.
“Jadi kalau bayi tidak merasa nyaman, tidak pakai tutup telinga tidak apa-apa,” imbuhnya.
Dr. Denta melanjutkan, setiap bayi punya tingkat adaptasi yang berbeda-beda.
Sebagian bayi mungkij bakal rewel juga merasa sedikit tidak nyaman atah mendengar suara tertentu, sementara lainnya tetap tenang selama perjalanan.
• Cara Reschedule dan Refund Tiket Pesawat di Traveloka
Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk bisa memerhatikan keinginan bayi.
Sebab, bayi yang dipaksa memakai penutup telinga cenderung akan berontak dan berusaha melepaskannya sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Alasan-Bayi-Tak-Perlu-Penutup-Telinga-saat-Naik-Pesawat.jpg)