Syahrul Yadi Ajak Masyarakat Berwisata ke Bukit Kelam dan Belajar Kerukunan di Desa Kebong

Sebagaimana diketahui, ada tiga syarat dalam penetapan Desa Sadar Kerukunan. Pertama, dalam satu desa minimal ada 3 pemeluk agama yang berbeda yang hi

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sintang, Jarot Winarno bersama dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Syahrul Yadi menarik tirai hitam saat menghadiri launching Desa Sadar Kerukunan di Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Syahrul Yadi menyampaikan Desa Kebong dipilih karena memenuhi syarat yang sudah ditentukan sehingga ditetapkan sebagai Desa Sadar Kerukunan di Kabupaten Sintang.

Sebagaimana diketahui, ada tiga syarat dalam penetapan Desa Sadar Kerukunan. Pertama, dalam satu desa minimal ada 3 pemeluk agama yang berbeda yang hidup rukun.

Memiliki minimal 3 tempat ibadah dan tidak pernah ada konflik kerukunan beragama.

"Kita semua wajib memelihara kerukunan, keberagaman dan toleransi. Indonesia memang dihuni oleh masyarakat majemuk. Sintang adalah Indonesia mini karena dihuni oleh semua suku dan agama yang ada di Indonesia. Sikap moderat dan toleransi harus ada di semua umat yang beragama," kata Syahrul Yadi, Rabu 14 September 2022 di Sintang.

Masuk 10 Besar Daerah Penyumbang Inflasi Tertinggi, Pemkab Sintang Baru Akan Gelar Rapat

Syahrul menilai, Desa Kebong di Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, sangat istimewa. Selain masyarakatnya yang hidup rukun, ada juga Bukit Kelam sebagai wisata yang sudah mendunia.

"Sambil berwisata ke Bukit Kelam, silahkan masyarakat darimana pun untuk belajar soal kerukunan di Desa Kebong ini. Masyarakat Desa Kebong ini istimewa, selain terbukti rukun, juga memiliki destinasi wisata yakni Bukit Kelam. Saya berharap, ada desa-desa lain menjadi Desa Sadar Kerukunan di Kabupaten Sintang," ujar Syahrul.

Andreas Calon Ketua Panitia Launching Desa Sadar Kerukunan Kabupaten Sintang yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Sintang menegaskan dia ingin Sintang ini aman dan harmonis.

Kerukunan harus diupayakan dan dijaga bersama-sama oleh semua elemen yang ada di Kabupaten Sintang.

"Launching Desa Kebong sebagai Desa Sadar Kerukunan kami harapkan hanya sebagai pemantik dari upaya untuk memperkuat keberagaman di Kabupaten Sintang," ujarnya.

"Launching ini dimaksudkan agar tetap terpelihara dan terjaga kerukunan di Desa Kebong, bisa hidup berdampingan, saling menghargai antar sesama umat beragama dengan tujuan akhirnya masyarakat luar semakin tertarik untuk mengunjungi lokasi wisata Bukit Kelam ini," kata Andreas Calon. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved