Ratu Elizabeth Wafat
Sejarah Kapel St George, Tempat Ratu Elizabeth II Dimakamkan di Sebelah Pangeran Philip dan Keluarga
Ratu Elizabeth II dijadwalkan dimakamkan pada Senin, 19 September 2022 di Kapel St George di Kastil Windsor.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Simak sejarah Kapel St George di Kastil Windsor di Inggris yang jadi tempat Ratu Elizabeth II dimakamkan.
Ratu Elizabeth II dijadwalkan dimakamkan pada Senin, 19 September 2022 di Kapel St George di Kastil Windsor.
Saat ini jenazah Ratu Elizabeth II masih disemayamkan di Istana Balmoral dan tengah dipersiapkan untuk dibamakamkan di Windsor.
Diketahui Windsor adalah tempat peristirahatan terakhir orang tua dan suaminya, Pangeran Philip disemayamkan.
Selain itu, Ratu Elizabeth II juga akan dimakamkan bersebelahan dengan mendiang saudarinya, Putri Margaret.
• Sumber Penghasilan Keluarga Kerajaan Inggris, Intip Gaji Ratu Elizabeth II Sebagai Ratu Inggris
Kapel St. George berlokasi di sebelah Westminster Abbey sebagai mausoleum kerajaan.
Pemakaman anggota kerajaan Inggris bahkan sudah menjadi kebiasaan di sana.
Bangsawan Inggris yang dimakamkan di Kapel St George antara lain Edward IV, Henry VI, Henry VIII dan Jane Seymour, Charles I, Edward VII dan Ratu Alexandra, dan George V dan Ratu Mary.
Lantas bagaimana sejarah Kapel St George?
Dilansir dari wikipedia, Kapel St George di Kastil Windsor di Inggris adalah kapel kastil yang dibangun dengan gaya Gotik Tegak Lurus pada akhir abad pertengahan.
Kapel St George didirikan pada abad ke-14 oleh Raja Edward III.
Kemudian pada akhir abad ke-15, Kapel St George diperluas secara ekstensif.
Kastil ini telah menjadi milik monarki selama hampir 1000 tahun dan merupakan kediaman utama Elizabeth II sebelum kematiannya
Pada tahun 1348, Raja Edward III mendirikan dua perguruan tinggi keagamaan yakni St Stephen's di Westminster dan St George's di Windsor.
• Fakta-fakta Menarik Ratu Elizabeth II yang Jarang Diketahui, Ternyata Bukan Orang Terkaya di Dunia
Perguruan tinggi baru di Windsor itu melekat pada Kapel St Edward the Confessor yang telah dibangun oleh Henry III pada awal abad ketiga belas.
Kapel itu kemudian didedikasikan kembali untuk Maria yang Terberkati, George the Martyr dan Edward the Confessor.
Lalu, Kapel itu segera dikenal hanya dengan dedikasinya kepada St George.
Kapel St George telah menjadi gereja Ordo Garter.
Berbagai macam kegiatan keagamaan yang sakral banyak digelar di Kapel St George salah satunya kebaktian khusus.
Kebaktian khusus masih diadakan di kapel setiap bulan Juni dan dihadiri oleh anggota ordo.
(*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News