Ratu Elizabeth Wafat

Rahasia Panjang Umur Ratu Elizabeth II Ternyata Simpel dan Mudah Dilakukan oleh Lansia di Indonesia

Pasalnya, tahun lalu saat berusia 95 tahun, ia masih aktif bekerja mengurus kerajaan Inggris dan melakukan banyak perjalanan kenegaraan.

Steve Parsons/AFP
Ratu Inggris Elizabeth II mengendarai Balmoral Fern, Fell Pony berusia 14 tahun, di Windsor Home Park, barat London, selama akhir pekan 30 Mei dan 31 Mei 2020. Ratu Elizabeth II, yang memiliki hasrat seumur hidup untuk kuda, adalah seorang pembalap yang tajam serta pemilik dan peternak yang sukses yang menikmati banyak kemenangan penting. Pada Oktober 2021, ia diakui atas kontribusinya selama puluhan tahun terhadap olahraga dengan dilantik ke dalam British Champions Series Hall of Fame, orang pertama yang mendapatkan keanggotaan sebagai "kontributor khusus". Olahraga berkuda juga menjadi salah satu kebiasaan Ratu Elizabeth II yang membuat tubuhnya tetap bugar meski berusia 96 tahun 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ratu Elizabeth II meninggal dunia di usia 96 tahun pada Kamis 8 September 2022 sore.

Di umurnya yang ke-96 itu, tentu Ratu Elizabeth II memiliki sejumlah rahasia panjang umur.

Pasalnya, tahun lalu saat berusia 95 tahun, ia masih aktif bekerja mengurus kerajaan Inggris dan melakukan banyak perjalanan kenegaraan.

Ia mulai jatuh sakit diketahui sejak Maret 2022 lalu.

Ratu Elizabeth II lahir pada 21 April 1926 dan menjadi Ratu pada 6 Februari 1952 setelah kematian ayahnya, Raja George VI.

Sejarah Kapel St George, Tempat Ratu Elizabeth II Dimakamkan di Sebelah Pangeran Philip dan Keluarga

Pada saat kematian ayahnya, ia masih berusia 25 tahun dan sedang melakukan tur di Kenya bersama suaminya, Pangeran Philip.

Ratu Elizabeth II kemudian dimahkotai pada tahun berikutnya, pada 2 Juni 1953.

Di akhir hayatnya, Ratu Elizabeth II menjadi raja terlama yang memerintah suatu negara monarki dalam sejarah selama lebih dari 70 tahun dan 214 hari.

Ratu Elizabeth II adalah ratu yang memerintah 32 negara berdaulat Inggris selama hidupnya dan menjabat sebagai ratu dari 15 negara pada saat kematiannya.

Di balik panjang umurnya Ratu Elizabeth II, ada tips dan rahasia yang selalu dilakukan sang ratu.

Berikut rahasia panjang umur Ratu Elizabeth II dikutip dari New York Post lewat pernyataan Peneliti budaya Inggris Bryan Kozlowski:

Work out ringan

Kozlowski menyebut Ratu Elizabeth II merupakan sosok ratu yang selalu mempertahankan kebugaran tubuhnya agar berumur panjang.

Ratu Elizabeth II sangat percaya pada "olahraga ringan", seperti jalan cepat dengan corgis maupun menunggang kuda.

"Penelitian mengatakan jenis olahraga yang Anda lakukan adalah yang memberi Anda kesenangan," kata Kozlowski kepada The New York Post.

Sumber Penghasilan Keluarga Kerajaan Inggris, Intip Gaji Ratu Elizabeth II Sebagai Ratu Inggris

Menjaga kesehatan mental

Kozlowski menyebut bahwa Ratu Elizabeth II diajarkan untuk bertanggung jawab atas emosi mereka sendiri.

Kozlowski menambahkan bahwa ia percaya bahwa Ratu Elizabeth II memiliki kemampuan untuk memberikan kekuatan pikiran agar mentalnya tak terganggu.

“Dia mempraktikkan apa yang oleh psikolog disebut 'mencari manfaat," ujar Kozlowski.

Lebih lanjut, Kozlowski bahkan memprediksi bahwa Ratu Elizabeth II akan hidup lebih lama dari ibunya yang meninggal pada usia 101 di tahun 2002.

“Dia memiliki kemauan untuk beradaptasi, yang menghilangkan stres berbahaya yang Anda dapatkan. dari menolak perubahan,” katanya.

"Itu berkontribusi pada umur panjang dan keberadaan yang memuaskan pasti," lanjutnya.

Fakta-fakta Menarik Ratu Elizabeth II yang Jarang Diketahui, Ternyata Bukan Orang Terkaya di Dunia

Menjaga otak tetap aktif

Kozlowski mengungkapkan bahwa Ratu tetap sehat karena melalui tahap "kebiasaan mental."

Maksud dari kebiasaan mental adalah menjaga agar otak tetap aktif.

Kozlowski menyebut bahwa Ratu Elizabeth II setiap hari menerima kotak merah besar yang berisi laporan Parlemen hingga dokumen intelijen.

Sang ratu bahkan membaca koran setiap pagi saat sarapan agar tetap mengikuti semua perkembangan politik dan sosial

Kebiasaan itu, kata Kozlowski membantu sang ratu untuk menjaga otaknya tetap aktif.

"Itu sesuatu yang harus dilakukan oleh semua orang yang bertambah tua," ujar Kozlowski.

(*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved