Terpilih Jadi Putri Pariwisata Kalbar 2022, Imelda Hutasoit Tidak Berekspektasi Jadi Juara

"Proses seleksi, pertama itu administrasi ada deadline-nya, itu lebih ke tinggi badan, looking-nya dan berat badan juga jadi harus proporsional. Setel

Penulis: Maskartini | Editor: Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Putri Pariwisata Kalimantan Barat (Kalbar) 2022, Imelda Hutasoit mengaku tidak berekspektasi menjadi juara. Apalagi diakuinya 14 kabupaten kota mengirimkan perwakilan terbaik daerahnya.

"Apakah optimis jadi juara, sebenarnya tidak karena memang cuman pengen memberikan yang terbaik. Agar yang membantu dan support terbayarkan walaupun tidak menang tapi bisa memberikan yang terbaik. Jadi tidak ada ekspektasi untuk menang," ujarnya.

Untuk proses seleksi, pertama kata Imel setiap kabupaten diminta mengirim satu pasang perwakilan ke provinsi. Namun karena ada beberapa hal akhirnya dibuka juga secara umum.

"Proses seleksi, pertama itu administrasi ada deadline-nya, itu lebih ke tinggi badan, looking-nya dan berat badan juga jadi harus proporsional. Setelah itu masuk karantina online karantina, dibimbing, di beri materi jadi melihat keaktifan finalis," ujarnya.

Sibuk Kuliah, Imelda Hutasoit Bercita-cita Jadi Wanita Karir

Setelah itu, peserta langsung masuk di hari karantina dan langsung parade baju adat dan dinilai oleh juri. Finalis juga melakukan presentasi-presentasi tentang bangkitnya pariwisata pasca pandemi.

"Keesokan harinya finalis langsung diinterview, dilanjutkan dengan malam bakat dengan menampilkan talenta. Kita dituntut untuk menjadi memiliki kelebihan didalam semua aspek," ujarnya.

Pada malam grand final ada tiga besar yang akan ditantang menjawab pertanyaan juri secara acak. Jawaban kata Imel menentukan siapa yang menjadi pemenang.

"Sebelumnya saat jadi putri pariwisata Kubu Raya, programnya lebih mempromosikan pariwisata dan kebudayaan di sosial media. Misalnya saat ada event-event wisata, kita mempromosikannya dalam bentuk video," ujarnya.

Saat ini ia bersama putri dan duta wisata yang tergabung dalam Gempar sedang membuat program dalam mengenalkan pariwisata Kalbar.

"Kita akan promosikan wisata dari yang memang masih belum banyak diketahui banyak orang dan sudah diketahui, agar lebih menarik," ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved