Untan Gelar Kuliah Umum Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno

Lanjut dia, Bung Karno selalu meningatkan kepada pemuda Indonesia, ketika bertemu dengan orang asing untuk menatap matanya.

Tayang:
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Tri Pandito Wibowo
Kuliah Umum dengan tema “Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansi terhadap Pertahanan Negara" Di Gedung Auditorium Untan JI. M. Isya Pontianak, Jumat 26 Agustus 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Universitas Tanjungpura Pontianak gelar Kuliah Umum dengan tema “Diskursus Pemikiran Geopolitik Soekarno dan Relevansi terhadap Pertahanan Negara" yang disampaikan oleh Dr. Ir. Hasto Kristiyanto.

Di Gedung Auditorium Untan JI. M. Isya Pontianak, Jumat 26 Agustus 2022.

Membuka sambutannya, Rektor Univeritas Tanjungpura Garuda Wiko mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Hasto Kristiyanto.

Dan juga seluruh tamu undangan yang telah hadir dalam kegiatan kuliah umum tersebut.

Beri Kuliah Umum di IAIN Pontianak, Sekjen PDI P : Kampus Tempat Menggembleng Calon Pemimpin

“Serta terima kasih pula kepada Bapak/Ibu yang telah memenuhi undangan ditengah-tengah kesibukan dan aktivitas yang tentunya cukup padat,” ujarnya, Jumat, 26 Agustus 2022.

Masih dalam sambutannya, Garuda sedikit memaparkan terkait sejarah berdirinya Universitas Tanjungpura Pontianak.

“Menyebut nama presiden pertama Republik Indonesia Ir Soekarno, membawa ingatan sivitas akademika Untan pada perjalanan sejarah pada tanggal 26 Maret 1961,” katanya.

“Dimana Presiden Soekarno hadir untuk melakukan pemancangan tiang pertama Universitas Daya Nasional yang saat ini kita kenal dengan nama Universitas Tanjungpura,” sambungnya.

Lanjut Garuda menerangkan, dalam kesempatan pemancangan tiang pertama di Universitas Daya Nasional Presiden Pertama Republik Indonesia Soekarno menulis pesan penting.
?Bahwa masyarakat adil dan makmur hanya dapat diselengarakan dengan cucuran air keringat.

Pesan kuat ini menurutnya, masih bisa dirasakan relevansinya sampai dengan era revolusi Industri 4.0 saat ini.

“Tidak ada kemajuan tanpa kerja keras, tidak ada kemajuan tanpa kolaborasi dan gotong royong,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, Presiden Soekarno dikenal sebagai pemikir Geopolitik yang menjadi basis peran signifikan Indonesia dalam pergaulan Internasional.

Berkenaan dengan itu, Kuliah Umum terkait Geo Politk yang diberikan oleh Hasto Kristanto tentunya akan memiliki dampak positif yang besar.

Pasalnya, kata Garuda, tema ini secara akademik telah diteliti oleh Hasto Kristianto dan disusun sebagai karya ilmiah berupa disertasi yang diselesaikan di Universitas Pertahanan RI.

Dan juga telah di uji di depan sidang promosi terbuka program studi ilmu pertahanan RI dengan predikat Summa Cumlaude.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved