Diduga Korupsi! Kejari Pontianak Tahan Oknum Pegawai PT Pegadaian Pontianak

Oknum pegawai Pegawai Pontianak berinisial DT itu sebelumnya menjabat sebagai Kasir di kantor Pegadaian UPC Tabrani Ahmad dan Pegadaian UPC Wahid

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Hadi Sudirmansyah
Kepala Kejari Pontianak Wahyudi di dampingi Kasi Pidsus Hary Wibowo bersama Kasi Intel Rudi Asnanto saat mengelar konperensi pers terkait dugaan Tipikor Di lingkungan Pegadaian wilayah Balikpapan IV di Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kejaksaan Negeri Pontianak kembali melakukan penahanan terhadap seorang pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tersandung perkara dugaan Tipikor di kantor PT Pegadaian UPC Tabrani Ahmad dan PT Pegadaian UPC Wahid Hasyim pada kantor PT Pegadaian (Persero) Wilayah IV Balikpapan di Pontianak pada Selasa 23 Agustus 2022 sore sekitar pukul 15.30 WIB

Kepala Kejari Pontianak Wahyudi di dampingi Kasi Pidsus Hary Wibowo bersama Kasi Intel Rudi Asnanto menceritakan kronologi Oknum pegawai Pegadaian Pontianak berinisial DT itu sebelumnya menjabat sebagai Kasir di kantor Pegadaian UPC Tabrani Ahmad dan Pegadaian UPC Wahid Hasyim kota Pontianak.

Lanjutnya, Dan perbuatan dugaan Tipikor di kantor BUMN tersebut di lakukan pada bulan awal Juni- November 2020 dengan nilai sekitar Rp 433 Juta milik nasabah yang berjumlah lebih dari 10 orang yang melakukan penyetoran.

Dugaan Korupsi Bank di Pontianak yang Rugikan Negara 5 Miliar, Kejari Pontianak Tahan 3 Tersangka

Kejari Pontianak telah melakukan penetapan terhadap oknum pegawai Pegadaian Pontianak ini sebagai tersangka pada 10 Agustus 2022.

"Temuan ini berawal dari audit, hasil audit itu di laporkan kepada kita, saat di konfirmasi ke tersangka uang tersebut sudah habis untuk keperluan pribadi,"kata Kajari di dampingi Kasi Pidsus Hari Wibowo

19 orang Saksi yang telah di periksa dari unsur nasabah dan pegawai di lingkungan PT Pegadaian UPC Tabrani Ahmad dan PT Pegadaian UPC Wahid Hasyim kota Pontianak

"Untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut, penyidik Pidsus akan menitipkan tersangka DT akan ke lapas Perempuan Kelas II/A Pontianak selama 20 hari ke depan," pungkas Kajari Wahyudi. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved