Ratusan Anak Ikuti Gerakan Makan Telur dan Produk Olahan Hewani

Pada momen hari kemerdekaan ini melalui gerakan makan telur Kadisbunnak Kalbar mendorong anak-anak gemar mengkonsumsi telur.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Maskartini
Tiga siswa menunjukkan telur pada Gerakan Makan Telur dan Produk Olahan Hewan di Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalbar, Jumat 19 Agustus 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Lebih dari 200 siswa-siswi dari beberapa sekolah yang ada di Kota Pontianak mengikuti Gerakan Makan Telur dan Produk Olahan Hewan di Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalbar, Jumat 19 Agustus 2022.

Kegiatan ini digelar Disbunnak Provinsi Kalbar berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kalbar. Ketua TP PKK Kalbar, Lismaryani Sutarmidji berharap gerakan makan telur dan produk olahan olahan asal hewan bisa menjadi upaya mewujudkan anak di Kalbar sehat dan cerdas.

Gerakan Makan Telur dan Olahan Hewan diakuinya sejalan dengan apa yang menjadi konsentrasi PKK. Melalui gerakan ini Lismaryani berharap anak Kalbar harus sehat, cerdas dan pintar.

"Gerakan ini harus dilakukan rutin di berbagai tempat dan momen. Sehingga cakupan dan manfaatnya semakin luas. Sehingga anak di Kalbar bisa sehat. Semoga kegiatan ini terus berkelanjutan. Kami sangat mendukung dan bersama menjadikan anak di Kalbar sehat dan cerdas melalui kecukupan nutrisi," tutupnya.

Surau Al Mulyo Pontianak Terbakar, Sejumlah Santri Menangis Sedih

Sementara itu, Kadisbunnak Provinsi Kalbar, M Munsif mengatakan Gerakan Makan Telur dan Produk Olahan Hewani menjadi rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT Ke-77 RI.

Pada momen hari kemerdekaan ini melalui gerakan makan telur Kadisbunnak Kalbar mendorong anak-anak gemar mengkonsumsi telur.

"Harapannya agar protein anak tercukupi, menjadi generasi tumbuh sehat dan cerdas. Melalui gerakan yang ada tersebut juga sebagai upaya mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan menekan angka kekerdilan atau stunting pada anak," ujarnya.

Saat ini kata Munsif konsumsi telur per kapita baru mencapai 21 kilogram per tahun.

"Kami terus berupaya agar konsumsi telur bisa meningkat. Gerakan ini kita harapkan bisa memicu konsumsi akan telur yang semakin tinggi," ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved