MotoGP

Kabar Baik! Marc Marquez Comeback di MotoGP Austria Tanggal 21 Agustus 2022

Kabar Baik datang dari Marc Marquez dengan keajaibannya ditengah cedera yang dialami bakal comeback di MotoGP Austria 2022.

Tayang:
Editor: Rizky Zulham
MotoGP.com
Pembalap MotoGP Marc Marquez (kiri) tengah berdiskusi dengan Kru Team Repsol Honda. Pengoleksi delapan gelar juara dunia Marc Marquez mengkonfirmasi bakal kembali ke paddock MotoGP Austria. 

“Saya optimistis, tetapi saya tidak ingin mengatakan terlalu banyak tentang pengaturan waktu sampai kami mendapatkan pemeriksaan. Ini bukan waktunya untuk terlalu menekan.

“Saya telah menunggu lama untuk perasaan seperti ini.”

Meski berada di luar trek, Marquez rupanya memperhatikan betul permasalahan yang mendera RC213V.

Selain fokus rehabilitas, dia rupanya tetap terlibat dalam pengembangan motor Honda. Bahkan berkomunikasi dengan Stefan Bradl.

Sejak mulai absen pada seri Catalunya, Honda menunjukan test rider Bradl sebagai pembalap pengganti sekaligus tandem sementara Pol Espargaro.

Tetapi, pria asal Jerman itu sulit mengeluarkan potensi RC213V.

“Honda berada dalam momen kritis. Saya banyak berbicara dengan tim saya dan mencoba memahami motor 2022, situasi dan apa yang terjadi,” kata Marquez.

“Inilah mengapa saya akan pergi ke Austria, untuk berbicara dengan semua orang dan bertemu dengan staf HRC dari Jepang untuk bekerja demi masa depan.

“Kami semua bekerja sama, kami menang bersama, kami kalah bersama, dan kami akan kembali bersama.”

Belum diketahui pasti kapan Marquez comeback balapan MotoGP.

Team Manager Honda, Alberto Puig, berulang kali menyatakan bahwa perhatian utama skuadnya adalah pemulihan fisik pembalapnya. Hal sama dilontarkan oleh crew chief Santi Hernandez.

Marquez sendiri mengatakan, dirinya berada dalam situasi penuh perjuangan selama dua tahun terakhir.

Jelas ini tak mudah, lantaran The Baby Alien tengah di puncak sebelum dibekap cedera patah tulang humerus kanan.

“Ini perjuangan, bukan dua hari atau dua bulan saya berjuang, ini dua tahun,” ucapnya.

“Saya memenangi beberapa balapan tahun lalu seperti ini, tetapi saya banyak berjuang.

Di Jerez saya menyadari sesuatu harus berubah. Itu sulit dan sekarang berat secara mental.

Bukan karena saya tidak balapan, tapi karena saya selalu memiliki keraguan tentang lengan ini.

“Saya tidak dapat melakukan operasi lain. Saya yakin yang ini akan bagus, namun pikiran-pikiran ini selalu ada di benak saya.”

(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved