Khazanah Islam

Puasa Mutih dalam Islam Adakah? Bagaimana Hukumnya? Simak Ulasan Berikut

Puasa Mutih secara sederhana adalah puasa yang dikerjakan selama 40 hari berturut-turut. Dengan hanya makan nasi putih plus air putih sebagai santapan

Tayang:
Penulis: Ishak | Editor: Ishak
Kolase Tribunpontianak.co.id / sid / tribunnews.com
Bagaimana hukum Puasa Mutih dalam Islam ? Adakah tuntunannya ? Simak dalah ulasah Khazanah Islam Tribun Pontianak Senin 8 Agustus 2022 berikut ini. 

Artinya:

“Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam urusan kami ini (perkara agama) yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak” (HR Bukhori)

Cara Menggabungkan Puasa Asyura dengan Puasa Senin dan Puasa Qadha Ramadhan

Menurutnya , Rasulullah SAW dan para Sahabatnya tidak pernah mensyariatkan Puasa Mutih .

Selain itu, ia berpendapat bahwa Puasa Mutih umumnya ditunaikan dengan niatan atau hajatan tertentu .

Terutama hal yang terkait dengan dunia ghaib.

Bukan untuk beribadah kepada Allah SWT .

Penjelasan lengkapnya terkati hukum Puasa Mutih dalam Islam bisa Anda lihat di sini dan di sini.

Semoga ulasan Khazanah Islam Tribun Pontianak Senin 8 Agustus 2022 kali ini bermanfaat ya Sobat Tribun Pontianak sekalian. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved