Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Protestan Senin 8 Agustus 2022 Bacaan Alkitab Lukas 1:35

Bacaan Alkitab Renungan harian Kristen Protestan diambil dari Lukas 1:35. Renungan harian Kristen Protestan ini merupakan catatan dari penginjil.

Tayang:
Richard Pierrin / AFP
Anak-anak berlindung di sebuah sekolah Katolik di Port-au-Prince, Haiti, pada 30 Juli 2022, setelah melarikan diri dari kekerasan geng di daerah Cité Soleil. Lompat tali, domino, dan kerajinan tangan: di sekolah Saint-Louis de Gonzague, yang diubah menjadi tempat perlindungan, lebih dari 300 anak Haiti mencoba melupakan, setidaknya untuk sementara waktu, kekerasan geng yang memaksa mereka meninggalkan rumah mereka. Bacaan Renungan harian Kristen Protestan Senin 8 Agustus 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bacaan Renungan harian Kristen Protestan Senin 8 Agustus 2022.

Bacaan Alkitab Renungan harian Kristen Protestan diambil dari Lukas 1:35.

Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.

Renungan harian Kristen Protestan ini merupakan catatan dari seorang penginjil Oswald Chambers.

Renungan Katolik Senin 8 Agustus 2022 Pekan Biasa XIX Lengkap Bacaan Injil dan Mazmur Tanggapan

Dalam Renungan harian Kristen Protestan hari ini Oswald Chambers mengangkat tema “Doa untuk Memuliakan Bapa,”.

Tema ini yaitu doa lahir bila kita membiarkan Anak Allah, dalam Roh-Nya, berdoa di dalam diri kita sungguh suatu kebenaran Alkitab yang luar biasa!

Renungan harian Kristen Protestan

Jika Anak Allah telah dilahirkan ke dalam daging kemanusiaan saya, apakah saya mengizinkan ketidakbersalahan-Nya, kesederhanaan dan kesatuan-Nya dengan Bapa mendapat kesempatan untuk dinyatakan di dalam saya?

Apa yang berlaku pada Perawan Maria dalam sejarah kelahiran Anak Allah berlaku juga pada setiap orang percaya.

Anak Allah dilahirkan dalam saya melalui tindakan langsung dari Allah.

Maka saya sebagai anak-Nya harus menjalankan hak seorang anak.

Hak untuk selalu bertemu muka dengan muka dengan Bapa melalui doa.

Apakah saya menemukan diri saya selalu rindu dekat dengan Bapa dan mengatakan pada jiwa saya, “Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” (Lukas 2:49).

Apa pun situasi kita, sang Anak yang kudus dan kekal itu harus berhubungan dengan Bapa-Nya.

Adakah saya sederhana seperti anak untuk menyatukan diri dengan Tuhan dengan cara ini?

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved