Dua Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir di Kapuas Hulu, BPBD Kalbar Siap Salurkan Bantuan Logistik
Menanggapi hal itu Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalbar Novel Umar membenarkan informasi adanya korban yang meninggal dunia tersebut.
Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Banjir yang merendam sejumlah wilayah di kabupaten Kapuas Hulu 6 hari terakhir telah mengakibatkan 2 korban meninggal dunia akibat tenggelam.
Dua warga Kapuas hulu yang menjadi korban tersebut adalah, perempuan paruh baya atas nama Badriah (60) warga Desa Bugang, Kecamatan Hulu Gurung, dan seorang anak perempuan kelas 1 SD, warga Putussibau Selatan.
Menanggapi hal itu Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalbar Novel Umar membenarkan informasi adanya korban yang meninggal dunia tersebut.
• Sejumlah Personel Polres Kapuas Hulu Patroli & Bantu Masyarakat yang Terdampak Banjir di Putussibau
"Iya benar, baru dapat informasi dari Kalak Kapuas Hulu," ucap Novel, Sabtu, 6 Agustus 2022.
Ia menjelaskan bahwa BPBD Kalbar terus memantau perkembangan banjir ini, dengan melakukan koordinasi langsung ke BPBD Kabupaten Kapuas Hulu.
"Kami terus memonitor keadaan banjir, koordinasi dengan BPBD Kabupaten Kapuas Hulu," ucapnya.
Novel juga berharap BPBD Kapuas Hulu segera menetapkan status siaga banjir sebagai langkah antisipasi dalam penanganan banjir ini.
"Kami berharap BPBD Kapuas Hulu sudah menetapkan status siaga banjir," ucapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa BPBD Kalbar telah mempersiapkan bantuan dan logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kapuas Hulu selama banjir melanda.
"Logistik akan kami salurkan jika dibutuhkan," tutup Novel Umar kepada Tribun Pontianak. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Kapuas-Hulu-Wahyudi-Hidayat-saat-menggendongw3erw.jpg)