Mobil dan Motor Terbakar! Kronologi Kecelakaan Beruntun di Dekat Mapolsek Pontianak Timur  

Fatimah dan Junaidi (Suaminya) yang menjadi salah satu diantara korban lainnya, masih terbaring saat di temui dikediamannya, 1 Agustus 2022.

Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Mobil dan Motor Terbakar sesaat setelah terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Sultan Hamid II tak jauh dari Mapolsek Pontianak Timur, Minggu, 31 Agustus 2022 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Sultan Hamid 2 Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Minggu 31 Juli 2022.

Lakalantas tersebut mengakibatkan satu mobil satu motor terbakar, yang melibatkan dua mobil dan tiga sepeda motor

Terdapat 6 orang terluka pada kecelakaan itu. Semuanya merupakan pengemudi dan penumpang sepeda motor.

Kasat Lantas Polres Mempawah AKP Gatot Harap Tribun Pontianak Tetap Terdepan dalam Informasi Publik

Fatimah dan Junaidi (Suaminya) yang menjadi salah satu diantara korban lainnya, masih terbaring saat di temui dikediamannya, 1 Agustus 2022.

Fatimah mengatakan saat kejadian, mobil yang menabrak berada dari arah berlawanan. 

"Mobil yang menabrak saat itu dari arah Tol satu menuju ke Siantan, awalnya mobil itu menabrak kendaraan sepeda motor lain dulu, terus setelah itu motor yang di tabrak tadi mengarah ke kami cukup cepat," ujar Fatimah korban kecelakaan. 

Saat kejadian Fatimah berboncengan bersama suaminya Junaidi. 

"Suami saya sempat melakukan rem mendadak, namun kejadiannya sangat cepat, jadi suami saya tak sempat menghindar," ujarnya. 

Setelah itu, motor yang pertama kali ditabrak masuk kedalam mobil, hingga menimbulkan asap. 

"Waktu itu saya masih sadar, dan melihat motor yang pertama di langgar itu masuk kedalam mobilnya, terus tidak lama kemudian mengeluarkan asap, mungkin dari situ penyebab terbakarnya," Jelas Fatimah. 

Fatimah yang saat itu terjatuh dalam keadaan terduduk masih belum merasakan sakit, dan segera mencari suaminya. 

"Saya jatuhnya terduduk, tapi saat kejadian masih belum merasakan sakit, dan masih sempat cari suami saya sudah dalam keadaan pingsan," terangnya. 

Karena panik, dengan adanya asap yang keluar dari 2 kendaraan tersebut, beberapa warga saat berada di lokasi kejadian berusaha untuk menepikan korban. 

"Waktu mobil berasap, orang-orang pada menepikan korban yg berada dekat dengan mobil, mungkin karena takut mobilnya meledak," ujarnya. 

Sementara itu Junaidi (suaminya) mengalami retak ringan pada bagian siku tangan sebelah kanan, dan mengalami luka-luka. Dan Fatimah mengalami Keseleo dan memar-memar. 

Menurut informasi pihak mobil yang menabrak bertanggungjawab atas kejadian yang terjadi. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved