Buka Konferwil ke-VIII NU Kalbar, Gubernur Kalbar Sutarmidji Ajak NU Bersinergi

"Saya berharap siapapun ketua yang terpilih agar bisa membuat sekretariat PWNU Kalbar yang representatif, saya siap membantu," kata Sutarmidji.

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD ROKIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Yahya Cholil Staquf didampingi Sekretaris Jenderal PBNU H Syaifullah Yusuf bersama Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji memukul Rabbana sebagai bentuk dibukanya Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-VIII Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat (Kalbar) di Hotel Aston Pontianak Kalimantan Barat, Jumat 29 Juli 2022 malam. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-VIII Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat telah dimulai.

Konferwil yang berlangsung selama dua hari 29-30 Juli 2022 ini dibuka langsung oleh Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji di Hotel Aston Pontianak Kalimantan Barat pada Jumat 29 Juli 2022 malam.

Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengajak kepada kaum Nahdliyin untuk bersinergi bersama pemerintah dalam membangun daerah.

"Saya berharap siapapun ketua yang terpilih agar bisa membuat sekretariat PWNU Kalbar yang representatif, saya siap membantu," kata Sutarmidji.

Keberadaan sekretariat yang representatif tersebut dinilainya menjadi hal penting sebagai sarana pertemuan untuk kalangan Nahdliyin untuk melakukan musyarawah.

Hadiri Konferwil ke-VIII NU Kalbar, Berikut Pesan Ketum PBNU Gus Yahya Kepada Ketua Terpilih

Untuk itu, dirinya memastikan siap membantu PWNU Kalbar dalam upaya mewujudkan sekretariat yang representatif tersebut.

"Harus ada jangan setiap ganti pengurus lalu pindah sekretariat. Jangan pindah-pindah lagi, saya janji. Harus ada sekretariat, masa NU yang besar ini sekretariat berpindah-pindah," katanya lagi.

Menurunnya, Nahdlatul Ulama yang merupakan organisasi keagamaan terbesar tentu harus menjadi petunjuk arah ke jalan yang lebih baik, untuk kehidupan bangsa, agama dan sosial kemasyarakatan.

"Siapapun yang terpilih menjadi ketua dan pengurus NU, maka harus bisa memberikan arah pembaruan," katanya.

Dengan beragam budaya dan etnis yang heterogen dimiliki Kalbar, maka diperlukan extra kehati-hatian dan kebersamaan dalam membangun daerah.

"Untuk itu saya mengajak kepada keluarga besar NU untuk bersinergi membangun Kalbar. Saya siap bersinergi dengan siapapun," ajaknya.

"Kebersamaan itu adalah kunci dari organisasi. Saya berharap siapapun yang terpilih menjadi ketua bisa menjalankan tugas dengan baik, termasuk tugas memuat sekretariat PWNU yang representatif dan saya siap bantu," kata Midji. (*)

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved