MotoGP

Kans Francesco Bagnaia Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2022 di Paruh Musim Kedua

Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia berpeluang merebut tahta puncak Klasemen MotoGP 2022 yang saat ini dipegang oleh Fabio Quartararo.

Editor: Rizky Zulham
MotoGP.com
Pembalap MotoGP Francesco Bagnaia tertangkap kamera sedang melakukan ritual sebelum memulai balapan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia berpeluang merebut tahta puncak Klasemen MotoGP 2022 yang saat ini dipegang oleh Fabio Quartararo.

Memang dari selisih poin antara Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo saat ini terpaut 66 poin.

Namun semua kemungkinan bisa saja terjadi melihat performa murid Valentino Rossi itu yang berhasil menjadi juara di Race of Champions

Francesco Bagnaia menjadi pembalap tercepat pada Race of Champions yang diselenggarakan Ducati di Sirkuit Misano, Italia, Sabtu 24 Juli 2022.

MotoGP 2022 jadi Mimpi Buruk Repsol Honda

Walau hanya bertajuk balapan ekshibisi, Francesco Bagnaia menguasai kompetisi tersebut dari awal balapan hingga akhir.

Bagnaia mencetak pole position dan tak tersentuh dari start hingga finis dalam balapan yang diikuti 20 pembalap Ducati dari lintas kompetisi itu.

"Tujuan utamanya adalah bersenang-senang tetapi kemenangan memberi perasaan yang berbeda," kata Bagnaia, dilansir dari Sky Sport Italia.

"Saya membuat catatan waktu 1 menit 35,8 detik dengan motor yang legal dipakai di jalan raya, rasanya luar biasa."

Semua pembalap memakai motor yang sama pada Race of Champions yaitu Ducati Panigale V4 S dengan ban slick dan knalpot yang dimodifikasi.

Satu-satunya pembeda adalah bagian dekorasi dengan grafis pada motor setiap pembalap disesuaikan dengan tim masing-masing.

Keputusan Bagnaia tampil maksimal bukannya tanpa alasan.

Dengan jeda musim panas yang panjang pada MotoGP 2022, mencapai lima pekan, menjaga performa bagus menjadi keharusan.

Lebih-lebih Bagnaia dituntut tampil habis-habisan pada paruh musim kedua demi menjaga kans juaranya tetap menyala.

"Apakah saya dalam kondisi yang baik setelah jeda? Pembalap mengalami keraguan ini secara berulang-ulang setelah jeda," sambung Bagnaia.

"Anggap saja kembali ke lintasan adalah cara yang bagus untuk mengembalikannya."

Tak Hanya Membalap! Marc Marquez Punya Peran Penting di Tim Repsol Honda

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved