Kadisnaker Sambas Sebut Presentase Pengangguran di Sambas Bertambah 

Dia mengungkapkan, dengan pulangnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kabupaten Sambas dari Malaysia otomatis menambah pengangguran di Kabupaten Sambas.

Penulis: Imam Maksum | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/File Tribun
Kepala Dinas Disnakertrans Sambas Zainal Abidin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas, Zainal Abidin, mengungkapkan data statistik pengangguran di Kabupaten Sambas bertambah, Selasa 26 Juli 2022.

"Otomatis data statistik menyatakan dari prestasi pengangguran, dari  3,71 persen menjadi 3,91 persen. Dari 1871 sekarang sudah 11 ribuan," tuturnya kepada wartawan di Sambas.

Dia mengungkapkan, dengan pulangnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kabupaten Sambas dari Malaysia otomatis menambah pengangguran di Kabupaten Sambas.

Disnakertrans Sambas Sambas Hentikan Keberangkatan Pekerja Migran ke Malaysia

Dia menambahkan, untuk menyikapi kondisi itu, program Disnaker Sambas yakni melatih calon pekerja migran melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM). Selain itu, juga program pelatihan pasca pemulangan dari Malaysia.

"Orang pra pekerja migran kita latih lewat Tenaga Kerja Mandiri (TKM) kemudian BLK, program pelatihan pasca pemulangan dari Malaysia," katanya.

Dia menuturkan, saat ini Disnaker Sambas juga menyiapkan Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) dengan PT YM. Kata dia, sekitar 1000 orang yang diminta ke Kalimantan Utara (Kaltara), Kalteng dan Kaltim bekerja sebagai penebang pohon akasia.

Lebih lanjut, kata dia, jumlah PMI Kabupaten Sambas mencapai 3000 orang. Sementara data yang melewati PLBN Aruk untuk PMI mandiri mencapai 8000 orang yang tidak hanya dari Kabupaten Sambas.

"Kalau jumlah berapa yang kembali kita belum mendapat informasi jelas. Dari BP2MI Sambas. PMI ada sekitar 8000 yang pulang ke Indonesia, itu yang melewati Aruk dari seluruh daerah, jika dari Sambas PMI Sambas mencapai 3000," tuturnya. (*)

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved