Jadi Narasumber Mini Lokakarya, Nani Minta Semua Sektor Kepung Bakol Turunkan Stunting Kubu Raya
Kepala Bidang KB Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Balai KB Rasau Jaya, Nani Nila Kusuma mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan kedua
Penulis: David Nurfianto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kepala Bidang KB Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Balai KB Rasau Jaya, Nani Nila Kusuma menjadi narasumber pada kegiatan mini lokakarya yang digelar Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Senin 25 Juli 2022.
Kepala Bidang KB Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Balai KB Rasau Jaya, Nani Nila Kusuma mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan kedua dari lanjutan kegiatan sebelumnya pada 2 bulan yang lalu.
Pada pemaparan materinya, Dirinya menyebutkan bahwa Indonesia diharapkan dapat menurunkan angka stunting menjadi 14 persen di tahun 2024 dan merupakan Perpres no 21 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting.
• Tim Percepatan Penurunan Stunting Rasau Jaya Kubu Raya Gelar Lokakarya Libatkan TNI-Polri
Kemudian, Ia juga menyampaikan intervensi dan atensi dari Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan. Dimana, Bupati meminta kepada semua pihak untuk melakukan kepung bakul bekerjasama disetiap lini.
"Untuk itu akses pertama yang kita tuju oleh tim percepatan ini dimulai dari sasaran pertama yakni catin yang akan hendak menikah, ibu hamil dan ibu pasca salin," imbuhnya.
Dikatakan Nani, guna mencegah stunting, bagi calon pengantin Wanita yang akan hendak menikah akan diberi 90 butir vitamin penambah darah serta zat besi.
"Vitamin ini akam diberikan sebelum memasuki hari nikah dengan menginterpensi hal ini dari 3 bulan sebelumnya, untuk catin pria dilarang merokok agar mendapat sperma yang sehat," tutupnya. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News