Ragam Kegiatan 1 Muharram & Asyura di Indonesia Pawai Obor hingga Kirab Muharram Bawa Kerbau Bule

Untuk tanggal 1 Muharram di Indonesia sendiri mengalami kemuduran dari penetapan tanggal dalam kalender sebelumnya.

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Kolase Tribunpontianak.co.id / sid / google
Ritual kirab Muharram di Indonesia sekian dari sejumlah ritual yang diselenggarakan masyarakat. Bulan Muharram Tahun Baru Islam 1444 H 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Umat Islam sebentar lagi bakal menyambut tahun baru Islam 1444 Hijriyah.

Sejumlah kegiatan dan amalan dalam menyambut tahun baru Islam pada 1 Muharram.

Untuk tanggal 1 Muharram di Indonesia sendiri mengalami kemuduran dari penetapan tanggal dalam kalender sebelumnya.

Hal ini lantaran terjadi penetapan penanggalan baru Hijriyah untuk Hari Raya Idul Adha sehingga berimbas juga pada 1 Muharram.

Muharram awalnya dalam kalender jatuh pada tanggal 30 Juli 2022.

Namun setelah ada penetapan terbaru untuk penanggalan Hijriyah jadi mundur tanggal 31 Juli 2022.

Masyarakat Indonesia dan Umat Islam secara umum melakukan beragam kegiatan ibadah di awal Muharram.

Seperti melakukan puasa sunnah Tasu'a, Asyura dan Muharram.

Sedangkan untuk acaranya sendiri masyarakat Indonesia memiliki beragam acara dan ritual yang diselenggarakan masyarakat lintas agama dan budaya.

Niat Puasa 3 Hari Bulan Muharram Puasa Tasua Puasa Asyura & Puasa Muharram Tanggal 11

Berikut daftar acara Muharram di Indonesia

1. Pawai Obor

Acara pawati obor ini dilaksanakan khusus menyambut tahun baru islam.

Dalam pelaksanaannya masyarakat dewasa dan anak-anak berkumpul dan keliling menggunakan obor, biasanya mengenakan pakaian muslim.

Untuk rute mengelilingi kampung wilayah sekitar sambil membaca sholawat.

2. Bubur Asyura

Bubur Asyura sangat terkenal untuk kalangan masyarkat seperti di Kalimantan, Jawa Timur dan beberapa daerah lainnya.

Bubur Asyura menjadi makanan khas hanya pada tahun baru Islam.

Untuk bahan pembuatannya sendiri dari beras yang dimasak lama dengan santan dan dicampur dengan berbagai macam sayur-sayuran.

Campurannya sendiri terdiri jagung, ketela pohon, ubi jalar, kacang hijau, kacang tolo, kacang tanah, kacang kedelai hingga ketela pohon atau singkong.

Namun ada beberapa jenis bubur dari sejumlah masyarakat yang memiliki jenis berbeda namun tetap di momen hari Asyura yaitu tanggal 10 Muharram.

3. Mabit di Masjid

Mabit di masjid hanya diselenggarakan sejumlah masjdi dan hanya di tahun baru Islam.

Kegiatan mabit di masjid menjadi suatau kegaitan yang patuta dicontoh karena menyiarkan Agama Islam.

4. Tapa Bisu

Acara tanpa bisu ini dilaksanakan paguyuban abdi dalem keprajan keraton Yogyakarta.

Isinya adalah melakukan ritual tanpa mengeluarkan sepatah kata pun saat mengelilingi benteng keraton.

Kegiatan dilakukan secara rombongan atau sendiri-sendiri.

5. Kirab Muharram

Sementara itu di Keraton Surakarta juga memiliki tradisi 1 Muharram yaitu Kirab Muharram.

Kegiatan ini merupakan ritual yang dilakukan oleh Keraton Surakarta dengan menghadirkan kerbau bule atau kerbau putih milik Kiai Slamet.

Hewan satu ini menjadi hewan kesayangan Susuhunan yang dianggap keramat. 

Warnanya putih bersih berbeda dengan kerbau lainnya dan harganya juga fantastis.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved