Andrianus Asia Sidot Minta Mahasiswa Aplikasikan Pancasila di Kehidupan Sehari-Hari

mahasiswa merupakan  generasi muda yang lebih mengetahui dan memahami tentang pancasila sebagai dasar dan ideologi negara tentang undang-undang dasar

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Penguatan Empat Pilar Pancasila di Institut Agama Islam Negeri Pontianak, Selasa 19 juli 2022, 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPR RI komisi X Fraksi Golkar Dapil Kalimantan Barat II, DR. Drs. Adrianus Asia Sidot., M. Si meminta mahasiswa untuk mengaplikasikan pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, mahasiswa merupakan  generasi muda yang lebih mengetahui dan memahami tentang pancasila sebagai dasar dan ideologi negara tentang undang-undang dasar 1945 sebagai konstitusi negara.

"Karena negara kita, negara kesatuan dan Bhineka Tunggal Ika karena memang kita sebagai bangsa terdiri berbagai suku, agama, dan adat istiadat," ujarnya saat penguatan empat Pilar kebangsaan kepada mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Pontianak, Selasa 19 Juli 2022.

Bupati Sambas Sebut Rutin Tanam Pohon di Lingkungan Pemda dan Hutan Kota

Melalui sosialisasi ini, Adrianus berharap kesadaran mahasiswa untuk tetap memegang teguh nilai-nilai pancasila, dan mengimplemetasi dalam kehidupan mereka sehari-hari lebih tinggi lagi.

"Saya kurang setuju, kalau rasa nasionalisme kita berkurang hanya memang perlu ada, ibarat aki itu perlu di cas lagi disegarkan, disadarkan, ditingkatkan lagi," ungkapnya.

Ia menuturkan, tantangan diera globalisasi ini banyak sekali nilai-nilai dari luar yang masuk yang bertentangan dengan nilai pancasila. 

Untuk itu, Ia menegaskan generasi muda harus dibentengi dengan ideologi yakni Pancasila yang lahirnya di bangsa Indonesia.

"Sosialisasi pancasila ini ditingkatkan terutama pembelajaran pancasila disekolah, mulai dari anak usia dini mulai di ajarkan. Kita berharap meraka inilah penerus NKRI meneruskan memperjuangkan kemerdekaan. Pemeritah melakukan pembelajaran pancasila  sejak anak usia dini mulai TK sampai keperguruan tinggi," tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved