Luncurkan Gerakan Kemandirian Ekonomi Pesantren, LDII Kalbar Dipuji Komisi IV DPR RI

Ia mengaku, bahwa pesantren memiliki potensi kekuatan ekonomi kerakyatan dengan syarat dikelola secara baik. 

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan hadiri peluncuran program kemandirian ekonomi pesantren yang digagas LDII kalbar, Rabu 13 Juli 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan mengaku kagum konsep kemandirian ekonomi yang diluncurkan dan dikembangkan oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat (Kalbar).

Hal tersebut, ia sampaikan saat menghadapi acara Launching Gerakan Kemandirian Ekonomi Pesantren di Panti Asuhan Amal Jariyah Rasau Jaya, Kubu Raya, Kalbar, Rabu 13 Juli 2022.

"Saya pribadi kagum dan mengapresiasi langkah LDII Kalbar dengan membangun kemandirian ekonomi pesantren. Semoga ini memberikan manfaat di internal LDII dan masyarakat secara luas," ujarnya. 

Kebakaran di Sungai Pinyuh Mempawah, Belasan Damkar dari Pontianak dan Kubu Raya Berikan Bantuan

Ia mengaku, bahwa pesantren memiliki potensi kekuatan ekonomi kerakyatan dengan syarat dikelola secara baik. 

Selama ini, lanjut dia, pesantren telah menjadi pusat pendidikan akhlak bagi generasi anak bangsa.

"Saya sangat setuju apabila pesantren dijadikan pusat kegiatan ekonomi, karena memang cukup potensial," ungkapnya.

Pada prinsipnya kata Daniel, dirinya siap untuk memfasilitasi keinginan LDII melalui program-program di kementerian ataupun aspirasi. 

"Saya bisa fasilitasi untuk mendukung kegiatan ini melalui mitra di kementerian. Programnya bagus sehingga wajib kiranya saya harus ikut mendukung dan memfasilitasi," ucapnya. 

Menurutnya, jika membicarakan kemandirian pangan berarti mengoptimalkan potensi yang ada. Saat masuk di lokasi, dirinya melihat sangat potensi untuk meningkatkan produksi pangan. 

"Jadi saya mengajak mari manfaatkan lahan yang ada untuk kekuatan pangan," ajaknya. 

Sementara, apresiasi juga disampaikan oleh Kasi Pendidikan Diniyah dan Pontren Kemenag Kubu Raya, Abdul Rahman mengharapkan konsep ini menjadi contoh bagi lembaga pesantren lain. 

"Kami dari Kemenag saat berterimakasih konsep kemandirian ekonomi pesantren yang digagas LDII Kalbar. Semoga menginspirasi lembaga pesantren lainnya," ungkapnya. 

Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto menyatakan kegiatan ini menjadi bagian ikhtiar untuk menjadikan panti dan pesantren bisa mandiri secara ekonomi

"Lahan yang tersedia cukup luas, yakni dikawasan panti saja 5 hektar dan lahan pengembangan ada 10 hektar. Potensi ini yang memotivasi kami," jelasnya.  

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved