Telkomsel Salurkan Bantuan Hewan Kurban ke 48 Ribu Penerima Manfaat
Dukungan Ternaknesia sebagai mitra memperluas cakupan pengadaan dan penyaluran hewan kurban secara konvensional maupun digital melalui UMKM Peternak.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Telkomsel menyalurkan bantuan 738 ekor hewan kurban kepada sekira 48.000 penerima manfaat yang berada di lebih dari 700 lokasi di wilayah operasional Telkomsel di seluruh penjuru Indonesia.
Pada momen Idul Adha tahun ini, Telkomsel melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) berbagi manfaat melalui pengadaan dan penyaluran hewan kurban bagi para penerima manfaat.
Direktur Network Telkomsel Nugroho menjelaskan Telkomsel terus berusaha untuk menunjukkan solidaritas sosial melalui kegiatan pengadaan dan distribusi hewan kurban.
Terutama bagi para penerima manfaat yang berada di sekitar wilayah operasional Telkomsel di seluruh Indonesia.
"Kami berharap, upaya bersama ini dapat lebih membuka pintu peluang kebaikan yang lebih lebar untuk bersama merayakan Idul Adha sekaligus mendukung kebangkitan bangsa, terutama di tengah masa pandemi Covid-19 yang penuh tantangan," ungkapnya.
• Pemkab Mempawah Pastikan Hewan Kurban Disuplai dari Peternak Lokal, Aman dari PMK
Pengadaan hewan kurban oleh Telkomsel pada periode tahun ini juga melibatkan ratusan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dari para peternak lokal yang diharapkan mampu membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia.
Sejumlah bantuan hewan kurban yang disalurkan tahun ini juga berasal dari sumbangan karyawan Telkomsel yang diinisiasi melalui komunitas kerohanian Islam Majelis Telkomsel Taqwa (MTT). Selain itu, mitra kerja Telkomsel juga turut menyalurkan sumbangan hewan kurban.
Dengan konsep sharing economy, Telkomsel juga melibatkan sejumlah UMKM lokal untuk penyediaan makanan siap saji di sekitar lokasi penerima manfaat.
Bantuan hewan kurban yang terkumpul akan disalurkan ke lebih dari 700 titik yang meliputi lingkungan masjid, rumah sakit, pesantren, lembaga sosial, panti asuhan, yayasan.
Hingga pemukiman masyarakat yang berada di sekitar wilayah kantor dan infrastruktur operasional Telkomsel di berbagai pelosok wilayah di Indonesia.
Guna memastikan seluruh manfaat terdistribusi secara tepat sasaran kepada para penerima manfaat yang membutuhkan di seluruh penjuru negeri, Telkomsel berkolaborasi dengan Yayasan Dompet Dhuafa, Yayasan Kitabisa, Majelis Telkomsel Taqwa, hingga startup digital Ternaknesia.
Nugroho lebih lanjut menegaskan, selama proses persiapan, Telkomsel telah melakukan upaya pengecekan secara intensif untuk memastikan seluruh hewan ternak merupakan hewan yang sehat dan bebas dari penyakit.
• Satgas Pantau Pelaksanaan Pemotongan Hewan Kurban
Terutama dalam mengantisipasi wabah penyakit kuku dan mulut (PMK) pada hewan ternak yang merebak di sejumlah wilayah di Indonesia.
Telkomsel juga memastikan bahwa seluruh hewan ternak telah menerima vaksinasi serta memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari instansi terkait, sehingga fisik hewan sapi atau kambing yang terdistribusi berada dalam kondisi sehat dan dagingnya pun aman untuk dikonsumsi.
Pada momen Idul Adha tahun ini Telkomsel juga mendorong keterlibatan ekosistem Digital dengan kembali berkolaborasi dengan Ternaknesia, salah satu startup digital alumni program CSR The NextDev yang bergerak di bidang peternakan.
"Dengan dukungan Ternaknesia sebagai mitra yang memperluas cakupan pengadaan dan penyaluran hewan kurban secara konvensional maupun digital melalui UMKM peternak lokal.
Telkomsel berharap dapat menghadirkan kolaborasi dalam pemanfaatan teknologi Digital adalah salah satu kunci bagi pertumbuhan ekonomi dan ekosistem digital masyarakat," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Telkomsel-menyalurkan-bantuan-738-ekor-hewan-kurban.jpg)