Kurangi Resiko Ditendang Sapi, Masjid Agung Sanggau Gunakan Alat Perebah Percepat Pemotongan Hewan

Dikatakannya, tahun 2022 ini, Masjid Agung menyembelih 11 ekor sapi dan satu ekor kambing. Pihaknya pun menyiapkan kupon.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
H Fahriadi saat merebahkan sapi dengan alat perebah ciptaannya sendiri di Masjid Agung Al-Mu'awwanah Sanggau, Kalbar, Minggu 10 Juli 2022. Istimewa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Panitia hewan Qurban Masjid Agung Al-Mu'awwanah Sanggau, Kalbar, menggunakan alat perebah sapi untuk Untuk mempermudah dan mempercepat proses pemotongan hewan Qurban, Minggu 10 Juli 2022.

Alat tersebut merupakan karya H Fahriadi, satu diantara pengurus Masjid Agung Al-Mu'awwanah Sanggau.

"Tujuan alat ini memang mempermudah sekaligus mempercepat panitia, saat merebahkan sapi saat dipotong. Alat ini kebetulan buatan saya sendiri,"kata H Fahriadi, Minggu 10 Juli 2022 sore.

"Dengan alat ini juga meminimalisir resiko jika suatu saat sapi mengamuk. Kalau kita lihat di media itukan ada yang kena tendang sapi, tapi dengan alat ini sangat tidak mungkin ada yang seperti itu,"tambahnya.

Ribuan Umat Muslim di Sanggau Shalat Idul Adha di Halaman Kantor Bupati Sanggau 

Didi yang juga panitia Qurban masjid Agung Al-Mu'awwanah itu menjelaskan, dari mulai membawa hingga mengikat sapi, hanya butuh waktu sekitar 10 menit hingga sapi rebah dan siap dipotong.

Dikatakannya, tahun 2022 ini, Masjid Agung menyembelih 11 ekor sapi dan satu ekor kambing. Pihaknya pun menyiapkan kupon.

"Untuk pendistribusiannya, kami utamakan warga terdekat dulu yang belum menerima. Sisanya ada beberapa proposal yang masuk ke panitia meminta bantuan daging Qurban, dan Alhamdulillah bisa kami penuhi meskipun tidak semua yang kami penuhi,"ujarnya. (*)

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved