Idul Adha
Niat Mandi Sebelum Sholat Idul Adha Arab dan Latih dan Amalan Sunnah Lainnya
Sementara itu versi Pemerintah Hari Raya Idul Adha bakal diselenggarakan pada Hari Minggu 10 Juli 2022.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Besok bagi Muhammadiyah akan melaksanakan Sholat Idul Adha 1443 Hijriyah 10 Dzulhijjah tepat pada tanggal 9 Juli 2022.
Sementara itu versi Pemerintah Hari Raya Idul Adha bakal diselenggarakan pada Hari Minggu 10 Juli 2022.
Hal itu ditetapkan berdasarkan hasil sidang isbat melalui hasil hisab dan rukyat.
Sebelum melaksanakan Sholat Idul Adha terdapat rangkaian amalan sunnah yang bisa dilaksanakan seorang Muslim.
Mulai dari rumah hingga datang ke masjid melaksanakan ibadah Sholat Ied.
Sholat Idul Adha akan dilaksanakan pada pagi harinya, sebelum ke masjid sempatkan untuk melaksanakan rangkaian ibadah sunnah yang baik untuk dikerjakan.
Amalan sunnah itu sendiri terdiri dari bebera jenis kegiatan mulai dari rumah bangun tidur.
• Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Adha & Amalan Sunnah Sebelum Sholat dari Rumah
Berikut rangkaian amalan sunnah sebelum Sholat Idul Adha
1. Mandi
Riwayat dari Ibnul Qayyim "Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mandi pada hari ‘ied sebelum berangkat shalat”. (Zaad Al-Ma’ad, 1/425).
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ عيد الأضحى سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liyaumi 'iidil adha sunnatan Lillahi Ta'aalaa
Artinya: Saya niat mandi pada hari Raya Idul Adha Sunnah karena Allah Taala
2. Berhias diri dan Pakaian Rapi
Riwayat dari Ibnul Qayyim “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar ketika Sholat Idul Fithri dan Idul Adha dengan pakaiannya terbaik”. (Zaad Al-Ma’ad, 1/425).
3. Membaca Takbir sebelum Sholat Idul Adha
Riwayat dari Syaikh Al Albani
كَانَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ يَوْمَ الفِطْرِ فَيُكَبِّر حَتَّى يَأْتِيَ المُصَلَّى وَحَتَّى يَقْضِيَ الصَّلاَةَ فَإِذَا قَضَى الصَّلاَةَ ؛ قَطَعَ التَّكْبِيْر
“Nabi Muhammad SAW biasa keluar hendak shalat pada hari raya Idul Fitri atau Idul Adha lantas beliau bertakbir sampai di lapangan dan sampai shalat hendak dilaksanakan. Ketika shalat hendak dilaksanakan, beliau berhenti dari bertakbir”. (Dikeluarkan dalam As Silsilahh Ash Shahihah no. 171. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa riwayat ini shahih).
Niat Sholat Idul Adha
أُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ سُنَّةً لعِيْدِ الأضحى (مَأْمُوْمًا\إِمَامًا) لِلهِ تَعَــــالَى
Usholli rak’ataini sunnatan li’idil Adha (ma’muman/imaman) lillahi ta’ala
Artinya: Aku berniat sholat sunnah idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.
Dimulai daengan takbiratul ihram dilanjutkan dengan membaca doa iftitah.
Lalu takbir tujuh kali untuk rakaat pertama dan 9 kali di rakaat kedua.
Berikut bacaanya :
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلاً ا
Allahu akbaru kabiiran wal hamdu lillahi katsiran wasubhana allahi bukratan wa ashilan
Artinya: Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah baik waktu pagi dan petang.
Boleh juga membaca lafadz berikut :
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَر
Subhana allahi wal hamdu lillahi walaa ilaha illa allah,wallahu akbar
Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.