Pola Hidup Sehat

OBAT DBD, Cegah Demam Berdarah dengan 5 Cara Ini

Makanan kaya zat besi seperti daging sapi, sayuran hijau, kacang-kacangan, serta vitamin C sebaiknya dikonsumsi oleh para pasien DBD.

Tayang:
KOMPAS.COM
Nyamuk yang menularkan penyakit Demam Berdarah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Penyebab DBD adalah virus dengue yang ditularkan kepada manusia melalui nyamuk Aedes aegypti.

Saat virus dengue menginfeksi nyamuk dan nyamuk menggigit manusia, virus pun masuk ke dalam tubuh.

Dikutip dari WebMD, gejala demam berdarah biasanya dimulai 4-6 hari setelah infeksi atau gigitan nyamuk.

Beberapa gejala yang muncul yaitu:

  • demam tinggi secara mendadak
  • sakit kepala parah
  • nyeri sendi dan otot
  • mual
  • muntah
  • ruam kulit berupa bintik-bintik merah, biasanya muncul 2-5 hari setelah demam
  • pendarahan ringan (mimisan, gusi berdarah, mudah memar)

Orang yang didiagnosis menderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) harus segera mendapat perawatan di rumah sakit. Tujuan pengobatan adalah mengelola gejala dan mencegah infeksi yang lebih parah.

Awas Kasus DBD Naik! Simak Cara Mencegah Gigitan Nyamuk Aedes aegypti

Melansir Healthline, berikut cara pengobatan demam berdarah yang harus Anda ketahui.

1. Obat pereda nyeri

Obat untuk mengatasi rasa sakit pada pasien demam berdarah ada yang dijual bebas di apotek. Namun, ada pula yang harus dengan resep dokter.

Kendati begitu, sebelum meminum obat, ada baiknya untuk berkonsultasi atau periksa terlebih dahulu dengan dokter.

Dikutip dari Healthline, paracetamol adahal obat yang dijual bebas dan diresepkan untuk orang yang terkena demam berdarah.

Paracetamol atau acetaminophen berguna untuk meredakan nyeri otot dan sendi, serta mengatasi lesu pada pasien DBD.

Obat paracetamol juga dapat menghambat pembentukan zat prostaglandin yang memicu demam dan nyeri.

Cara Mudah Basmi Nyamuk dengan Jeruk Nipis dan Cengkih

2. Terapi elektrolit

Kunci utama untuk menyembuhkan pasien demam berdarah yaitu meningkatkan asupan cairan, sehingga dalam beberapa kasus dibutuhkan terapi elektrolit.

Dikutip dari Mayo Clinic, cairan elektrolit memiliki beberapa fungsi penting bagi tubuh, antara lain:

  • Memastikan kinerja saraf, otot, jantung, dan otak.
  • Melancarkan metabolisme.
  • Menyeimbangkan kadar air dalam tubuh.
  • Membawa nutrisi ke dalam sel.
  • Menjaga keseimbangan tingkat asam/basa (pH) tubuh

Cara Basmi Nyamuk dengan Garam, Dijamin Hilang Tak Kembali

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved