Wabup Sujiwo bangga Kafilah Kecamatan Sungai Kakap Raih Juara Pertama MTQ ke VIII Se Kubu Raya
Seperti MTQ VIII tingkat Kabupaten Kubu Raya diselanggarakan di Kecamatan Terentang yang dipusatkan di Desa Radak II sejak 1 Juli sampai 5 Juli 2022.
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Kafilah Kecamatan Sungai Kakap kembali meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke VIII tingkat Kabupaten Kubu Raya untuk yang kedelapan kalinya.
Seperti MTQ VIII tingkat Kabupaten Kubu Raya diselanggarakan di Kecamatan Terentang yang dipusatkan di Desa Radak II sejak 1 Juli sampai 5 Juli 2022.
Dan alhasil Predikat juara umum diraih Kontingen dari kecamatan Sungai Kakap setelah berhasil mengumpulkan 72 poin, sementara Kontigen Kecamatan Telok Pakedai meraih Juara ke 2 Dan Kecamatan Sungai Raya meraih juara ke 3 .
• Kapores Kubu Raya AKBP Jerrold HY Kumontoy Terima Reward dari Kapolda Kalimantan Barat
Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo mengapresiasi Kecamatan Sungai Kakap yang mampu mempertahankan gelar juara umum selama delapan kali berturut-turut.
“Saya menyampaikan selamat untuk Sungai Kakap yang untuk kedelapan kalinya kembali berhasil meraih juara umum,” ujar Wabup Sujiwo saat menutup pelaksanaan MTQ VIII tingkat Kabupaten Kubu Raya, di Kecamatan Terentang pada Selasa 5 Juli 2022 malam.
Wabup Sujiwo juga mengaku bahagia dan bangga atas terlaksananya kegiatan MTQ VIII di Kecamatan Terentang dengan sukses dan lancar.
Ia berharap Melalui MTQ di Kecamatan Terentang ini, masyarakat Terentang berpartisipasi mewujudkan visi Kubu Raya yang religius.
“Ini sangat luar biasa, bukan hanya saat ada kuda lumping atau dandutan saja yang ramai, ternyata ketika MTQ, masyarakat juga punya antusias yang tinggi untuk hadir. Ini yang membuat saya bangga. Salah satu visi Kubu Raya, mewujudkan Kubu Raya yang religius, terbukti pada malam hari ini ada di Radak II, Kecamatan Terentang,” ujar Wabup Sujiwo.
Dan kemudian Wabup Kubu Raya juga menyebutkan, penyelenggaraan MTQ tidak boleh dimaknai hanya sekedar sebagai ajang silaturahmi dan penggalian potensi qori-qoriah semata. Tetapi harus Lebih dari itu dan Wabup Sujiwo berkeinginan agar MTQ bisa menjadi sarana membentuk generasi yang berakhlak mulia dan memiliki kesadaran beragama yang lebih terbuka.
“MTQ jangan sampai kita maknai hanya sebagai momen silaturahmi dan lomba membaca kitab suci Alquran semata. MTQ harus jadi sarana membentuk generasi yang berakhlak mulia dan yang bermoderasi agama yang lebih terbuka,” harap Wabup Sujiwo dalam sambutannya di hadapan peserta MTQ dan masyarakat. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News