Bantu Pengembangan Usaha Binaan, BGA Gelar Pelatihan Budidaya Ikan Air Tawar  

Zainal Mustafa mengatakan, pelatihan perikanan air tawar merupakan satu diantara program pihaknya dalam rangka memberikan dampak positif

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pelatihan vokasi budidaya perikanan air tawar ke warga binaan BGA. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) menggelar pelatihan vokasi budidaya perikanan air tawar terhadap puluhan warga binaan CSR PT BGA Group Region Kalbar.

Kegiatan dipusatkan di tempat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) Kabupaten Ketapang, Senin 4 Juli 2022.

Saat dikonfirmasi, Head of Corporate Affair PT BGA Regional Kalbar, Zainal Mustafa mengatakan, pelatihan perikanan air tawar merupakan satu diantara program pihaknya dalam rangka memberikan dampak positif bagi kehadiran perusahaan di tengah masyarakat.

Kapolres Ketapang dan Personel Jajaran Mengikuti Doa Lintas Agama Peringati Hari Bhayangkara ke 76

"Pelatihan ini kita lihat penting karena potensi dari ikan ari tawar luar biasa. Makanya ini kita lakukan sebagai upaya pengembangan usaha binaan perikanan yang berkelanjutan," kata Zainal.

Sebelum menggelar pelatihan, kata Zainal, pihaknya sudah melakukan pembinaan dengan membantu bibit-bibit ikan.

"Kebetulan P2MKP mendukung, terlebih untuk kebutuhan kami di kebun perbulan 15 ton di luar masyarakat di luar area kebun. Kadi peluang mengembangkan bisnis ini sangat baik dan melalui pelatihan ini kita berharap memberikan dampak positif bagi masyarakat binaan kita," tegasnya.

Zainal mengaku kalau peserta pelatihan diikuti ketua-ketua kelompok binaan pihaknya mulai dari kecamatan Pemahan, Sungai Melayu, Kendawangan hingga Nanga Tayap dan juga diikuti beberapa Kepala Desa.

"Nanti mereka akan membentuk kelompok baru berkolaborasi dengan pihak terkait yang aman membimbing mereka atau mendampingi selama 3 bulan," jelasnya.

Selain itu, dalam pelatihan ini diajarkan pula bagaimana cara membuat pakan secara ekonomis agar kelompok binaan semakin dimudahkan dalam hal pakan.

"Harapan kita dengan pemberian bibit hingga pelatihan ada daya ungkit ekonomi bagi masyarakat, kemudian pemenuhan gizi bagi keluarga," tandasnya.

Salah satu peserta, Kadorusno mengatakan, pelatihan vokasi budidaya ikan air tawar tersebut sangat bermanfaat. 

Mengingat kebutuhan akan ikan air tawar cukup tinggi, sementara ketersediaan ikan, khususnya di tingkat pembudidayaan masih sangat sedikit.

Kepala Desa Kayong Utara, Kecamatan Nanga Tayap itu pun menjelaskan, pernah ada kelompok budidaya ikan air tawar di desanya, namun stagnan karena tidak ada pendampingan. 

"Dengan adanya pelatihan dari CSR perusahaan ini ada penguatan kapasitas. Penguatan kapasitas inilah yang diharapkan untuk keberlangsungan budidaya ikan air tawar," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved