Tim SAR Gabungan Selamatkan 6 ABK TB BINTANG INTAN LAUT 7 Tenggelam di Perairan Pulau Penata
Kepala Kantor SAR Pontianak Yopi Haryadi mengatakan kejadian bermula saat kapal TB. Bintang Intan Laut 7 menarik tongkang dari Kecamatan Paloh
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Dihantam ombak Kapal TB. Bintang Intan Laut 7 Tenggelam di Perairan Pulau Penata Besar Kecamatan Sungai Raya Kepulauan pada Kamis 30 Juni 2022 sekitar puku 04.30 WIB
6 anak buah kapal (ABK) TB Bintang Intan Laut 7 berhasil di selamatkan oleh tim SAR Gabungan yang terdiri Tim Rescue SAR Pos Sintete, anggota Polair Sui Raya, Anggota Bakamla SPKKL Sambas serta sejumlah nelayan.
Kepala Kantor SAR Pontianak Yopi Haryadi mengatakan kejadian bermula saat kapal TB. Bintang Intan Laut 7 menarik tongkang dari Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas menuju Pontianak.
• Pembangunan PLBN Kecamatan Jagoi Babang, Ketua DPRD Bengkayang : Semoga Selesai Tepat Waktu
"Pukul 04.30 WIB TB. Bintang Intan Laut 7 menarik tongkang dari Kec. Paloh Kab. Sambas menuju Pontianak, di dalam perjalanan di sekitar Perairan Pulau Penata Besar (1.32 NM arah Selatan Pulau) TugBoat dihantam ombak sehingga Tugboat mengalami kebocoran dan tenggelam," kata Kepala SAR Pontianak pada Kamis 30 Juni 2022.
6 Korban yakni ABK terdiri Urip Santoso (58) Nahkoda, Rusdiono (40) KKM, Nandi Saputra (23) ABK, Aris Sugiarto (30) ABK, Abdul Azis(22) ABK dan Titian Bayu (26) ABK berusaha menyelamatkan diri dengan naik ke atas Tongkang
Kepala SAR Pontianak Yopi Haryadi menuturkan SAR mendapatkan informasi tersebut langsung turun melakukan proses evakuasi.
"Pukul 06.20 WIB tim rescue pos SAR sintete menggunakan rigid inflatable boat menuju lokasi kejadian dan selang dua jam kemudian korban berhasil dievakuasi dengan selamat selanjutnya dibawa menuju dermaga Pantai Samudra Indah," katanya.
Yopi pun mengapresiasi dukungan semua pihak seperti anggota Polsek Sui Raya Kepulauan, Anggota Polair Sui Raya kepulauan, Bakamla SPPKL Sambas, Pukesmas Sui Saya Kepulauan Serta masyarakat nelayan, karena dukungan proses evakuasi berjalan lancar. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News