Doa Katolik

Santo Yohanes Pembaptis Sepupu Yesus yang Jadi Orang Kudus Katolik

Dikisahkan dalam kitab suci Bunda Maria mempunyai saudara sepupu bernama Elisabeth yang bersuamikan Zakaria, seorang imam di Bait Allah Yerusalem.

KOLASE/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Lukisan pembaptisan Kristus oleh Andrea del Verrocchio dan Leonardo da Vinci, c. 1475. Santo Yohanes Pembaptis Sepupu Yesus yang Jadi Orang Kudus Katolik. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Gereja Katolik memperingati hari raya kelahiran Santo Yohanes Pembaptis, Rabu 23 Juni 2022.

St Yohanes Pembaptis merupakan sepupu Yesus yang menjadi orang kudus Katolik.

Dikisahkan dalam kitab suci Bunda Maria mempunyai saudara sepupu bernama Elisabeth yang bersuamikan Zakaria, seorang imam di Bait Allah Yerusalem.

Pasangan ini belum memiliki keturunan karena Elisabet adalah seorang wanita mandul.

Suatu hari Zakaria tengah bertugas membakar kemenyan di Bait Allah.

Tiba-tiba Malaikat Gabriel menampakkan diri padanya dan membawa kabar bahwa Tuhan akan mengaruniakan seorang anak laki-laki baginya.

Renungan Katolik Rabu 23 Juni 2022 Hari Raya Kelahiran Santo Yohanes Pembaptis, Lihat Bacaan Injil

Anak tersebut kelak akan menyiapkan umat Israel menyambut kedatangan Sang Mesias.

Tetapi Zakaria masih kurang percaya karena Elisabeth sudah tua dan mandul.

Atas ketidak-percayaannya, zakaria mendapat hukuman Tuhan dan menjadi bisu sampai kelahiran anaknya yang diberi nama Yohanes, sesuai pesan Malaikat Gabriel.

Yohanes adalah utusan Allah yang mendahului Yesus. Yesus sendiri mengatakan :

“Di antara mereka yang dilahirkan oleh wanita tidak pernah tampil seorang yang lebih besar daripada Yohanes Pembabtis.” (Mat 11,11)

Masa kecil Yohanes tidak banyak diceritakan, kecuali ketika masih dalam kandungan ia melonjak kegirangan sewaktu Bunda Maria berkunjung ke rumah ibunya (Luk 1 : 41), dan kelahirannya (Luk 1 : 57 - 66).

Setelah dewasa, Yohanes muncul sebagai seorang pengkotbah di tepi sungai Yordan dengan pesan yang mendesak : “Bertobatlah, sebab Kerajaan Allah sudah dekat!” (Mat 3:2)

Orang-orang kemudian datang dan dibabtis oleh Yohanes di sungai Yordan. Ketika orang menanyakan dirinya, Yohanes menjawab :

"Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun : Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya. Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak." (Yoh 1 :23, 26)

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved