Tanggal 21 Juni Diperingati Sebagai Hari Musik Sedunia, Begini Sejarahnya
Hari Musik Sedunia memiliki sejarah unik mengapa perayaan tersebut jatuh pada tanggal 21 Juni setiap tahun.
Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Faiz Iqbal Maulid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tanggal 21 Juni hari ini memperingati Hari Musik Sedunia yang juga dikenal sebagai Fete de la Musique dalam bahasa Perancis.
Perayaan Hari Musik Sedunia diperingati lebih dari 120 negara dan 1.000 kota.
Adapun perayaan itu berupa konser musik, penampilan musik jalanan, tamas dan ruang terbuka secara gratis.
Hari Musik Sedunia memiliki sejarah unik mengapa perayaan tersebut jatuh pada tanggal 21 Juni setiap tahun.
• 20 Juni 2022 Dalam Hitungan Jawa Hari Apa Punya Makna Untuk Gambaran Watak & Jodoh
Sejarah Hari Musik Sedunia
Hari Musik Sedunia bermula 40 tahun yang lalu di Perancis lewat konser Fete de la Musique
Konser Fete de la Musique diadakan untuk menghormati para musisi di seluruh dunia atas karya-karyanya.
Fete de la Musique digelar pada tanggal 21 Juni oleh karena itu 21 Juni dijuluki sebagai Hari Musik Sedunia.
Perayaan ini diatur oleh dua anggota Menteri Kebudayaan Perancis pada saat itu yakni Jack Lang (Politisi Perancis) dan Maurice Fleurent (Jurnalis Musik).
Maurice Fleurent kemudian diutus oleh Jack Lang untuk menjadi Direktur Musik dan Tari di Kementerian Kebudayaan Prancis.
Maurice Fleurent diminta melakukan penelitian tentang praktik dan evolusi Musik dengan mengamati lima juta orang di negara itu.
• 20 Juni 2022 Jadi Hari Peringatan Dunia Cek Daftar Hari Peringatan dan Perayaan Besok
Setelahnya, Kementerian Kebudayaan Perancis bermimpi sebuah festival Musik jenis baru.
Mereka membayangkan sebuah hari di mana musik dimainkan di seluruh dunia mulai dari pinggir jalan, taman kota, rumah, depan toko, gunung dan bahkan atap gedung.
Dari situlah, Maurice Fleurent memutuskan menetapkan 21 Juni 1982 sebagai Hari Musik Sedunia yang juga bertepatan dengan acara Summer solstice yang berarti Musik Panas.
Perayaan tersebut juga dimaksudkan untuk mengajak para penduduk memainkan alat Musik sekaligus memamerkan bakat mereka di ruang publik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ariel-noah-saat-menggelar-konser-idemitsu-oil-indonesia-25-maret-2022-lalu.jpg)