Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Tema 1 Kelas 5 Halaman 42 - 50 Subtema 1 Pembelajaran 5 Organ Gerak Hewan

Berikut dibahas soal dan jawaban subtema 1 pembelajaran 5 Organ Organ Gerak Hewan halaman 41, 42, 43, 44, 45, 46, 47, 48, 49, dan 50

Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
Buku Terpadu Tematik SD
Buku tematik SD - Materi soal dan kunci Jawaban Tema 1 Kelas 5 Organ Gerak Hewan dan Manusia Subtema 1 Pembelajaran 5 Organ Gerak Hewan Halaman 42 - 50. 

Jawaban:

Organ gerak pada siput adalah kaki perut dengan bentuk pipih dan lebar. Fungsi utama kaki perut pada siput adalah untuk bergerak dan berpindah tempat. Siput bergerak sangat lambat. Gerakan otot perut siput mengangkat bagian tubuh, dan menggerakkannya ke arah depan. Jika dilihat dari atas, siput terlihat seperti meluncur perlahan.

Halaman 45

Ayo Membaca

Siput Bukanlah Hewan Lemah

Siput, menurut sebagian orang dianggap sebagai hewan yang lamban dan menjijikkan. Bahkan karena gerakannya yang lamban, tidak jarang orang membanding-bandingkannya dengan kelinci. Siput juga dianggap menjijikan karena tubuhnya yang penuh lendir. Sebenarnya siput memiliki kelebihan dan keistimewaan. Kelebihan dan keistimewaan siput ini merupakan karunia Tuhan yang tidak dimiliki oleh hewan-hewan lain. Apa saja kelebihan dan keistimewaan tersebut?

Siput merupakan hewan yang berjasa dalam penguraian serpihan daun-daunan. Kenapa berjasa? Karena siput memakan daun-daunan dan menjadikannya bagian-bagian yang kecil (serpihan) sehingga mudah untuk diuraikan oleh bakteri pengurai. Jika benda-benda yang besar seperti daun berubah menjadi serpihan dan diuraikan akan bermanfaat bagi kelestarian lingkungan sekitar siput berada.

Hasil penguraian yang diawali oleh siput itu akan berfungsi menjadi pupuk alami sehingga tanah pun menjadi subur. Siput adalah sang pengembara yang mandiri. Meskipun siput berjalan lamban, namun siput memiliki stamina yang sangat bagus. Daerah pengembaraan siput pun sangat luas. Pengembaraan siput dimulai sejak siput menetas. Setelah menetas, siput langsung mandiri. Siput tidak lagi terikat dan bergantung pada induknya. Siput memiliki pertahanan diri yang baik dalam beradaptasi dengan lingkungan dan mempertahankan diri dari serangan predator.

Meskipun tubuhnya lunak, namun tubuh siput memiliki lendir. Lendir ini berfungsi sebagai minyak pelumas dan pelindung bagi tubuhnya ketika berjalan di permukaan. Jalan sekasar apa pun dan seterjal apa apun akan mudah dilalui tanpa tubuhnya terluka. Selain itu siput juga dikaruniai Tuhan dengan cangkang.

Cangkang ini berfungsi sebagai rumah yang memberikan kenyamanan dan keamanan bagi tubuhnya. Cangkang juga berfungsi sebagai tempat persembunyian ketika ia terancam oleh lingkungan atau predator. Meski terik panas atau pun hujan, siput tetap bisa hidup nyaman dan aman dengan cangkangnya.

Predator pun akan kebingungan untuk memangsa siput, karena tubuhnya terlindungi oleh cangkang yang keras. Jadi, siput bukanlah hewan yang lemah. Siput adalah hewan istimewa yang memiliki banyak kelebihan. Siput diciptakan Tuhan dengan kekurangan sekaligus dengan kelebihan.

Begitu juga dengan manusia, diciptakan Tuhan dengan kelebihan dan kekurangan. Oleh karena itu kamu tidak boleh menyombongkan iri dengan kelebihan yang kamu miliki. Kamu juga jangan minder jika kamu kekurangan. Berdasarkan bacaan di atas, temukan ide pokok dan kalimat pengembang masing-masing paragraf.

Halaman 46

Jawaban:

1. Ide pokok paragraf 1: Siput, menurut sebagian orang dianggap sebagai hewan yang lamban dan menjijikkan.

2. Ide pokok paragraf 2: Sebenarnya siput memiliki kelebihan dan keistimewaan.

3. Ide pokok paragraf 3: Siput merupakan hewan yang berjasa dalam penguraian serpihan daun-daunan.

4. Ide pokok paragraf 4: Siput adalah sang pengembara yang mandiri.

5. Ide paragraf 5: Siput memiliki pertahanan diri yang baik dalam beradaptasi dan juga dalam mempertahankan diri dari serangan predator.

Kamu telah berhasil menemukan dan menuliskan ide pokok dan kalimat pengembang, sekarang coba tuangkan isi bacaan di atas ke dalam sebuah gambar cerita.

Halaman 47  - 49

Ayo Berkreasi

Pada pembelajaran sebelumnya kamu telah mempelajari ragam gambar cerita atau ilustrasi. Dalam membuat gambar cerita kamu juga harus mengetahui corak gambar cerita atau ilustrasi. Corak gambar cerita atau ilustrasi adalah sebagai berikut.

1. Realis Realis merupakan gambar yang dibuat seperti keadaan aslinya, baik bentuk, ukuran, dan tata letaknya. Contohnya seperti lukisan berjudul Kapal Dilanda Badai karya Raden Saleh berikut ini. Sumber, http://galeri-nasional.or.id/upload/collection detail_90nY16xg5r_02__raden_saleh_big__badaijpg.jpg

2. Karikatur Karikatur merupakan gambar yang melebih-lebihkan atau mengubah dari objek aslinya. Gambar karikatur menyajikan objek dengan karakter yang lucu dan aneh. Biasanya gambar karikatur mengandung kritikan dan sindiran.

3. Kartun Kartun merupakan gambar yang berfungsi untuk menghibur dan berisikan humor. Gambar kartun dapat berupa tokoh binatang atau manusia.

4. Dekoratif Dekoratif adalah gambar yang disajikan dengan mengubah bentuk objek aslinya namun tanpa menghilangkan ciri-ciri khasnya.

 Nah, sekarang coba buatlah gambar ilustrasi mengenai cerita “Siput Bukanlah Hewan Lemah”.

Kamu bisa memilih salah satu corak gambar di atas.

Gambar siput.
Gambar siput. (Buku Terpadu Tematik SD)

Halaman 50

Ayo Renungkan

Gambarkan kembali organ gerak salah satu hewan avertebrata pada kolom berikut.

Pelajaran apa yang dapat kamu ambil dari hewan tersebut?

Jawaban:

Jadilah seperti laba-laba, yang terus menerus membangun rumahhnya ketika rusak. Ketika sarangnya dirusak, laba-laba ini perlahan tapi pasti kembali membangun sarangnya yang dirusak tadi. 

Kerja Sama dengan Orang Tua

Bersama orang tuamu, amatilah hewan-hewan di sekitar rumahmu. Catatlah hewan-hewan yang termasuk jenis avertebrata.

Jawaban:

Contoh hewan avertebrata adalah cacing, lintah, lebah, laba-laba, capung, ubur-ubur, terumbu karang, timun laut, bintang laut, kerang, cumi-cumi, siput, dan gurita.

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved