BPPD Data Potensi SDA di Perbatasan Indonesia-Malaysia di Kapuas Hulu

Untuk mendorong pembangunan daerah perbatasan, Ana Mariana, akan melakukan rapat koordinasi dengan camat di kawasan perbatasan.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/SAHIRUL HAKIM
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, Ana Mariana. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah ( BPPD ) Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Ana Mariana menyatakan, dirinya saat ini masih mendata potensi - potensi sumber daya alam ada di 6 kecamatan yang masuk dalam wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, di Kapuas Hulu.

"Barulah kita mengkaji secara ilmiah melibatkan pihak-pihak akademis, untuk menyusun wilayah zona perekonomian perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Kapuas Hulu," ujarnya kepada wartawan, Jumat 17 Juni 2022.

Ana Mariana juga memiliki mimpi besar untuk bisa membangun wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kapuas Hulu, yaitu mengusulkan pengembangan zona perekonomian perbatasan salah satunya yaitu pasar internasional di Kecamatan Badau.

"Saya mengusulkan agar Badau sebagai pusat pasar internasional dalam pengembangan zona perekonomian perbatasan, karena Badau memiliki nilai jual yang sangat berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, apalagi Badau masuk dalam pusat kawasan strategis nasional," ucapnya.

Sat Binmas Polres Kapuas Hulu Gencar Sosialisasikan Perbup No 51 Tahun 2020 dan Cegah PMK

Sedangkan untuk pengembangan perekonomian perbatasan juga perlu dilakukan penataan, sehingga kedepannya di perbatasan bisa dijadikan sebagai pusat pasar internasional khusus di Kecamatan Badau.

"Kita sudah siapkan lahan untuk pasar internasional, sehingga kami perlu dukungan semua pihak, baik masyarakat, pemerintah daerah, provinsi dan pemerintah pusat," ujarnya.

Ana juga mengakui Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah Kapuas Hulu memiliki banyak keterbatasan, namun bukan berarti hanya berdiam diri.

"Dengan keterbatasan yang ada, perlu terobosan untuk memajukan daerah perbatasan dengan konsep dan perencanaan yang matang untuk mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu menuju Kapuas Hulu Hebat," ungkapnya

Untuk mendorong pembangunan daerah perbatasan, Ana Mariana, akan melakukan rapat koordinasi dengan camat di kawasan perbatasan.

"Jadi kami berharap adanya dukungan semua pihak, saya berkeinginan dan bermimpi Badau itu menjadi sebuah kota pusat pasar internasional," ungkapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved