Sertijab Ketua IKA Smansa Pontianak, Windy Prihastari Siap Bersinergi dengan Pemerintah

Dirinya menyebutkan salah satu program yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat yakni mewujudkan pusat data alumni SMANSA Pontianak.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Windy Prihastari resmi dikukuhan sebagai Ketua Pengurus Ikatan Alumni Sekolah Menengah Negeri 1 Pontianak (IKA SMANSA Pontianak) periode 2022 hingga 2025, di Aula Rumah Sekda Provinsi Kalbar, Sabtu 4 Juni 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengurus Ikatan Alumni Sekolah Menengah Negeri 1 Pontianak (IKA SMANSA Pontianak) melakulan serah terima jabatan (Sertijab) Kepengurusan yang lama dengan Kepengurusan yang baru pada Kepemimpinan Windy Prihastari periode 2022 hingga 2025, Sabtu 4 Juni 2022.

Windy Prihastari yang juga menjabat sebagai Kadisporapar Kalbar ini juga berkomitmen untuk terus membawa kemajuan bagi kepengurusan IKA SMANSA Pontianak.

Windy mengajak alumni dapat bersinergi dengan semua pihak. Termasuk membantu pemerintah dalam upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalbar.

"Kami sangat yakin alumni SMANSA dapat berkontribusi bagi Kalbar," ujar Windy Prihastari usai dikukuhkan.

Lestarikan Budaya, MABT Pontianak Gelar Festival Bakcang

Dirinya menyebutkan salah satu program yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat yakni mewujudkan pusat data alumni SMANSA Pontianak.

Pusat data tersebut diharapkan akan semakin membantu proses pendataan alumni yang saat ini telah tersebar diseluruh wilayah Kalbar dan Indonesia.

"Kami mengajak semua pihak dapat bersinergi dalam upaya kemajuan bersama," ucapnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar, Harisson mengajak IKA SMANSA Pontianak bisa bersinergi dengan pemerintah Provinsi Kalbar dalam upaya peningkatan IPM.

Karena saat ini IPM Kalbar masuk dalam lima provinsi terendah pada angka 67,90.

"SMANSA disamping harus terus membantu keluarga besar SMA N 1 Pontianak, kita juga memiliki pekerjaan rumah untuk mendongkrak IPM Kalbar," ucap Sekda Kalbar Harisson.

Dirinya menyebutkan selain IPM, Kalbar juga menghadapi masalah rendahnya kualitas pendidikan. Upaya peningkatan IPM Kalbar tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah. Sehingga kontribusi IKA SMANSA Pontianak menjadi penting dalam peningkatan IPM.

"Tidak hanya menjadi tugas pemerintah dalam mendongkrak IPM. Namun keterlibatan semua pihak termasuk IKA SMANSA juga diperlukan," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved