Sejarah Hari Tanpa Tembakau Sedunia 31 Mei

Adapun menurut catatan WHO, industri tembakau membawa dampak yang begitu besar terhadap lingkungan, antara lain:

Editor: Jimmi Abraham
Pixabay/Mohamed Hassan
Hari Tanpa Tembakau Sedunia. 

Tujuan tema ini untuk mengekspos upaya perusahaan tembakau dalam greenwashing reputasi dengan memasarkan produk "ramah lingkungan".

Greenwashing sendiri merupakan praktik tipuan pemasaran melalui pencitraan palsu tentang bagaimana produk diklaim ramah lingkungan.

Tema ini berawal dari pembuangan putung rokok sembarangan.

Menurut UICC, putung rokok merupakan sumber polusi plastik pertama di dunia.

Tidak hanya itu, penggunaan pestisida untuk menanam tanaman tembakau, penggundulan lahan, serta penggunaan air dalam jumlah besar juga merusak ekosistem dan mengurangi ketahanan iklim.

Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun tak luput dari upaya menyemarakkan Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2022.

"Kampanye HTTS tahun 2022 ini merupakan kesempatan untuk meningkatkan kesadaran tentang efek bahaya dari konsumsi rokok dan paparan asap rokok, bukan saja terhadap kesehatan namun juga terhadap lingkungan," tulis Kemenkes dalam laman resmi, Selasa (31/5/2022).

Untuk semakin memeriahkan, Kemenkes juga membagikan twibbon bertajuk "Rokok: Ancaman Kesehatan dan Lingkungan" yang bisa diakses di sini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sejarah Hari Tanpa Tembakau Sedunia yang Diperingati Setiap 31 Mei"

(*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved