Doa Katolik
Orang Kudus Katolik 30 Mei Santo Ferdinandus III dari Kastila
Santo Ferdinandus III dari Kastila adalah seorang pahlawan Gereja dan juga pahlawan Nasional Spanyol.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Setelah menguasai ibukota Andalusia, Raja Ferdinand dan pasukannya bagai tak terbendung terus bergerak ke arah Selatan untuk merebut kota-kota yang masih dikuasai para penjajah Moor.
Ferdinandus merebut Kota Niebla and Huelva pada tahun 1238.
Menyusul Kota Écija dan Lucena pada tahun 1240.
Kota Murcia dikuasai pada tahun 1243, Kota Arjona, Mula dan Lorca pada tahun 1244.
Kota Jaén pada tahun 1246, Kota Alicante pada tahun 1248 dan akhirnya kota terbesar di Andalusia, Sevilla, dikuasai Ferdinandus pada tahun 1248.
Dengan penaklukan ini, Ferdinandus berhasil membebaskan seluruh Spanyol dari kekuasaan bangsa Moor kecuali Wilayah Granada, yang Sultannya menyatakan takluk sebagai raja bawahan dari Ferdinandus (Granada baru dibebaskan pada tahun 1492 oleh para penerusnya, Raja Ferdinand II dan Ratu Isabella, pasangan Raja-Ratu Katolik yang digelari Los Reyes Católicos).
Ferdinandus berusaha keras memajukan perkembangan agama Kristen diseluruh wilayah kerajaannya.
Ia mendirikan banyak biara, merubah mesjid-mesjid yang ditinggalkan para penjajah menjadi Katedral-katedral dan memberikan bantuan keuangan bagi banyak rumah sakit.
Pada tahun 1242 Ferdinandus mendirikan sebuah Universitas yang sangat megah, yaitu Universitas Salamanca yang terkenal itu, sebagai pusat ilmu pengetahuan dan kebudayaan.
Ketika ajaran bidaah sesat Albigensia merebak, Raja Ferdinandus dengan gigih melawan mereka.
Ferdinandus tutup usia pada tanggal 30 Mei 1252 dalam usia 52 tahun.
Ia dimakamkan dengan mengenakan jubah ordo ketiga Fransiskan di dalam Katedral Santa Maria Sevila (Catedral de Santa María de la Sede de Sevilla).
Katedral ini sebelumnya adalah sebuah Mesjid bernama Mesjid Almohad.
Nisan dimakamnya ditulis dalam empat bahasa: Ibrani, Latin, Arab dan Kastilia.
Banyak mujizat dilaporkan terjadi pada makamnya sehingga banyak orang menganggap dia sebagai orang Kudus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Orang-Kudus-Katolik-30-Mei-Santo-Ferdinandus-III-dari-Kastila.jpg)