Breaking News

Fakta Unik Korona Matahari yang Sulit Dilihat dengan Mata Telanjang

Fakta unik Korona Matahari yang sulit dilihat secara langsung dengan mata telanjang bisa disimak dalam artikel berikut ini.

Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
NET/Google
Ilustrasi - Fakta Unik Korona Matahari yang Sulit Dilihat dengan Mata Telanjang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Fakta unik Korona Matahari yang sulit dilihat secara langsung dengan mata telanjang bisa disimak dalam artikel berikut ini.

Lapisan matahari yang terlihat seperti mahkota berwarna keabu-abuan saat gerhana matahari total adalah korona.

Jika sedang tidak gerhana, hampir tidak mungkin melihat lapisan ini tanpa bantuan alat tertentu.

Korona matahari adalah bagian terluar dari atmosfer Matahari.

Sore Ini Pukul 16.17 WIB, Waktu Kulminasi Agung Matahari Tepat di Atas Kabah, Cek Arah Kiblat!

Pada hari biasa, korona biasanya tidak terlihat karena terangnya sinar Matahari.

Kamu hanya bisa melihatnya jika menggunakan instrumen khusus.

Korona terdiri dari plasma, yaitu gas terionisasi yang sangat panas.

Suhu pada korona adalah sekitar 1.999.726 derajat Celsius.

Suhu ini bahkan lebih panas dibandingkan suhu permukaan Matahari, yaitu 5.500 derajat Celsius.

Tekanan dan kepadatan udara di korona sangat rendah.

Bahkan jauh lebih rendah dibandingkan atmosfer Bumi.

Kepadatan korona 10 juta lebih rendah dari permukaan Matahari.

Hal ini membuat energi yang dihasilkan per sentimeter kubik atmosfer jauh lebih rendah dibandingkan dengan bagian Matahari lainnya.

Walaupun kepadatannya rendah, tapi suhunya yang sangat tinggi tentu membuat para ahli astronomi bingung.

Karena keduanya merupakan hal yang bertentangan. Para ahli astronomi belum menemukan jawabannya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved