Bupati Erlina Buka Pelatihan Karakterdes Partai Golkar

Partai Golkar memiliki misi yang dijalankan berupa merekrutmen kader-kader yang berkoalisi melalui sistem prestasi untuk dapat dipilih oleh rakyat

Penulis: Ramadhan | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Prokopim Pemkab Mempawah
Bupati Mempawah, Erlina, membuka kegiatan Pelatihan Kader Penggerak Teritorial Desa (Karakterdes) DPD Partai Golkar Kabupaten Mempawah, yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sungai Kunyit, Senin 23 Mei 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Bupati Mempawah, Erlina, membuka kegiatan Pelatihan Kader Penggerak Teritorial Desa (Karakterdes) DPD Partai Golkar Kabupaten Mempawah, yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Sungai Kunyit, Senin 23 Mei 2022.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Mempawah, Erlina mengatakan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 Tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik, menyebutkan bahwa Partai Politik adalah organisasi yang bersifat nasional yang dibentuk oleh sekelompok WNI secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan negara serta memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Erlina melanjutkan Partai Golkar memiliki misi yang dijalankan berupa merekrutmen kader-kader yang berkoalisi melalui sistem prestasi untuk dapat dipilih oleh rakyat serta meningkatkan proses  pendidikan dan komunikasi politik yang dialogis dan partisipatif.

Alumni PPRU Dua Malang Gelar Haul KH Qosim Bukhori di Wajok Hulu Mempawah

"Landasan berpijak dalam menjalankan organisasi Partai Golkar sudah jelas dan tegas dengan selalu berkomitmen melalui Misi yang ada  tanpa bertentangan dengan Pancasila," tegasnya, Selasa 24 Mei 2022.

Erlina berharap kepada partai Golkar sebagai salah satu penopang NKRI, para kadernya mampu berkontribusi terhadap penyelamatan bangsa dari serangan ideologi asing yang tidak sejalan dengan Pancasila.

"Serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam dinamika yang terjadi tidak mudah terpecah belah," tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved