Doa Katolik
Orang Kudus Katolik 23 Mei Beato Ivo
Konon, ia sudah menjadi biarawan di biara Benediktin Santa Maria di Bec, Normandy, sejak usia belasan tahun.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Orang Kudus Katolik 23 Mei Beato Ivo.
Beato Ivo dari Chartres (atau Yves de Chartres) lahir di Beauvais Perancis pada tahun 1040.
Konon, ia sudah menjadi biarawan di biara Benediktin Santa Maria di Bec, Normandy, sejak usia belasan tahun.
Dalam biara ini ia belajar Teologi dibawah bimbingan abbas Lanfranc, pemimpin biara tersebut.
Salah seorang rekan studinya adalah Santo Anselmus, Pujangga Gereja yang terkenal itu.
• Orang Kudus Katolik 23 Mei Santa Eufrosina
Ivo dan Anselmus sama-sama cerdas dan saleh, tak heran jika dikemudian hari mereka berdua menjadi abbas, uskup, dan Orang Kudus.
Pada tahun 1067 Ivo diangkat menjadi Abbas biara Santo Quentinus di Beauvais.
Ia memimpin biara ini selama lebih dua puluh tahun sambil mengajar Teologi, Hukum Gereja dan Kitab Suci.
Di bawah pimpinannya, biara Beauvais menjadi terkenal sebagai salah satu sekolah Teologi terbaik di Perancis.
Ivo juga menegakkan kembali disiplin hidup membiara dan berusaha memperbaharui aturan-aturan biara yang sudah tidak relevan.
Kewibawaan, kesalehan hidup, serta kecerdasan dan kepribadiannya yang menarik, membuat Abbas Ivo diangkat Paus Urbanus II menjadi Uskup Chartres menggantikan Uskup Goffrey yang telah di non-aktifkan.
Awalnya ia enggan menerima jabatan tersebut karena banyaknya penolakkan dari para pendukung dan kerabat Goddfrey.
Namun dengan dukungan penuh dari Paus Urbanus II (yang juga seorang Benediktin dan berasal dari keluarga Aristokrat Perancis yang berpengaruh), Raja Phillip I dan para raja bawahannya, Ivo akhirnya bersedia ditahbiskan menjadi uskup Chartres pada tahun 1090.
Selama dua puluh lima tahun mengabdi sebagai pemimpin para gembala di Chartres, Ivo menjadi suri teladan dari kesalehan hidup dan ketegasan mempertahankan ajaran iman.
Disekitar tahun 1092, Raja Phillip I menceraikan isterinya Bertha (dengan alasan: Bertha terlalu gemuk) dan mengawini Bertradge, isteri seorang bangsawan bernama Fulk yang telah memiliki seorang anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Orang-Kudus-Katolik-23-Mei-Beato-Ivo.jpg)