Profil Singkat Profesor Ova Emilia Rektor UGM Baru Terpilih Periode 2022-2027
Ia menjadi rektor perempuan kedua di UGM setelah Prof Dwikorita Karnawati yang menjabat pada 2014-2017.
Saat dikukuhkan sebagai guru besar, Ova tidak menolak jika disebut sebagai Guru Besar "Kurikulum Pendidikan Dokter".
Sebab, Prof Ova sangat percaya bahwa bidang ilmu yang digelutinya tersebut mampu menghasilkan seorang dokter yang bukan hanya sebagai seorang pelayan klinik, namun juga sebagai pendidik.
Salah satu hasil inovasinya sebagai pendidik adalah kurikulum bagi dokter untuk pelayanan Keluarga Berencana (KB) pada 2012-2020.
Prof Ova berhasil menyusun kurikulum yang kini menjadi model pelatihan secara nasional dan diterapkan di Fakultas Kedokteran di Indonesia.
Masih dari sumber yang sama, Prof Ova juga aktif terlibat dalam berbagai layanan dan studi sosial dan komunitas, terutama dalam hal kesehatan reproduksi dan layanan KB. Keterlibatannya itu berlangsung hingga saat ini.
Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, Prof Ova juga menjadi salah satu pelatih untuk Program Pelatihan Keluarga Berencana Internasional Komprehensif dan Berbasis Hak yang diadakan oleh UGM, BKKBN, dan UNFPA.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/profesor-ova-emilia.jpg)