Pola Hidup Sehat
Pengganti Nasi, Bolehkah Buah Alpukat Dikonsumi Setiap Hari?
Melansir dari Ostrali, satu porsi buah alpukat (40 gram atau 1/5 buah alpukat) mengandung 3 gram serat, 4 gram karbohidrat, 6 gram lemak,
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Dibalik rasanya yang nikmat, makan alpukat malam hari ternyata bisa memberi efek tak terduga.
Seperti halnya sarapan, makan malam juga sangat penting untuk kesehatan.
Mulai dari mencegah asam lambung kambuh, membantu program diet, menutrisi tubuh secara maksimal, hingga meningkatkan kualitas otak.
Namun, semua manfaat tersebut tidak akan bisa didapat apabila mengonsumsi makanan yang sembarangan.
Salah satunya adalah alpukat.
• Buah yang Cocok untuk Penderita Diabetes sebagai Cara Menurunkan Gula Darah
Kalau mendengar alpukat, pasti langsung berpikir alpukat punya banyak manfaat.
Hal tersebut memang benar, namun tidak di malam hari.
Ya, alih-alih menyehatkan, makan alpukat di malam hari ternyata justru bisa membawa dampak buruk untuk tubuh lo.
Apa saja, ya?
Melansir dari Ostrali, satu porsi buah alpukat (40 gram atau 1/5 buah alpukat) mengandung 3 gram serat, 4 gram karbohidrat, 6 gram lemak, kurang dari satu gram gula, dan 64 kalori.
Alpukat juga dikenal sebagai salah satu buah yang kaya akan nutrisi.
Seperti magnesium, niasin, riboflavin, asam pantotenat, folat, kalium, asam lemak omega-3, dan beta-karoten.
Tak heran bila buah berwarna hijau ini mempunyai banyak khasiat untuk kesehatan.
• Tips Sehat ! 4 Resep Jus Buah yang Segar dan Mengenyangkan, Cocok untuk Sarapan
Mengurangi risiko depresi
Folat adalah nutrisi yang ditemukan dalam alpukat yang membantu mencegah akumulasi zat yang disebut homosistein.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/buah-alpukat-mengandung-vitamin-ini-kandungan-gizi-dan-manfaat-buah-alpukat.jpg)