Bupati Karolin Resmikan Pabrik Penggilingan Padi Terbesar di Kalbar

RMU ini merupakan gilingan padi dengan teknologi yang canggih, dalam satu jam saja bisa memproses 2,5 ton gabah menjadi beras.

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/ Humas Pemda Landak
Bupati Landak Karolin Margret Natasa meresmikan pabrik penggilingan padi terbesar di Kalimantan Barat yakni Rice Milling Unit (RMU) yang berada di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan barat pada Rabu 18 Mei 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Bupati Landak Karolin Margret Natasa meresmikan secara langsung pabrik penggilingan padi terbesar di Kalimantan Barat yakni Rice Milling Unit (RMU) yang berada di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan barat pada Rabu 18 Mei 2022.

Rice Milling Unit (RMU) atau yang biasa kita kenal sebagai mesin penggiling padi merupakan jenis penggilingan generasi baru yang mudah dioperasikan, dan dinilai praktis lantaran proses pengolahan gabah menjadi beras dengan menggunakan alat ini dapat dilakukan dalam satu kali proses (one pass process).

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahawa RMU ini merupakan gilingan padi dengan teknologi yang canggih, dalam satu jam saja bisa memproses 2,5 ton gabah menjadi beras.

RMU ini juga dilengkapi dengan Dryer atau alat pengering gabah. Dryer nya type Super-120 dan tungkunya type BB-18.

"Karena ini janji dan harapan bagi masyarakat disekitar dan masyarakat Kabupaten Landak untuk bisa memudahkan kita semua dalam meningkatkan produktivitas dan juga meningkatkan pendapatan masyarakat," ucap Karolin.

"Bersyukur kita bisa meresmikan pabrik penggilingan padi yang terbesar di Kalimantan Barat, shingga harapan kita bisa menyerap gabah petani, jadi para petani tidak usah ragu untuk menanam, karena ada pabrik yang bisa membeli gabah petani dengan harga yang stabil," lanjutnya.

Bupati Landak Letakan Batu Pertama Pembangunan Persemaian Permanen

Bupati Karolin menjelaskan bahwa dari data dinas pertanian provinsi Kalimantan Barat, Kabupaten Landak terjadi peningkatan Produksi Padi selama 5 tahun terakhir yakni dari tahun 2017 hingga 2021 yaitu dari 244.520 ton menjadi 346.114 ton.

Sehingga dengan adanya teknologi penggilingan padi dengan RMU ini dapat peningkatan produksi padi serta berdampak pada peningkatan produksi beras yang berkualitas.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa meresmikan pabrik penggilingan padi terbesar di Kalimantan Barat yakni Rice Milling Unit (RMU) yang berada di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan barat pada Rabu 18 Mei 2022.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa meresmikan pabrik penggilingan padi terbesar di Kalimantan Barat yakni Rice Milling Unit (RMU) yang berada di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan barat pada Rabu 18 Mei 2022. (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Humas Pemda Landak)

"Kalau kita punya kualitas padi itu bagus, harga juga mahal. Jadi dengan adanya pabrik ini yang dulunya tanamnya asal-asalan kita bisa lakukan pembinaan seperti benihnya ditentukan yang baik, penanamannya dikoordinasikan biar bisa jadi baik, sehingga hasilnya juga baik," ungkap Karolin saat menunjukkan beras import jepang kepada masyarakat. 

"Saya melakukan survey dan membeli beras import jepang di Pontianak dengan harga 400ribu satu kapel isinya hanya 5kg saja, Kita juga harus bisa menanam yang seperti ini, sehingga dengan adanya pabrik ini kita juga harus dapat menghasilkan beras premium," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved