Doa Katolik

Santo Protasius Chong Kuk-bo Orang Kudus Katolik 20 Mei

Protasius Chong Kuk-bo adalah salah seorang dari 103 Martir Korea. Ia lahir di Songdo, Provinsi Kyonggi pada tahun 1799 di keluarga bangsawan.

Youtube iKatolik
Santo Protasius Chong Kuk-bo Orang Kudus Katolik 20 Mei. 

Terlepas dari kondisi mereka yang sangat miskin, Protasius juga tidak sehat.

Mereka memiliki empat belas anak-anak namun mereka semua meninggal satu per satu ketika masih bayi sampai tak seorangpun tersisa.

Protasius menerima seluruh cobaan itu sebagai kehendak Allah dan menanggungnya tanpa mengeluh dalam persatuan dengan Kristus di Salib.

Dia selalu ingin untuk membaca buku-buku agama dan memiliki keinginan kuat untuk mendengar khotbah dan pengajaran dari Pastor Yu Bang-je maupun dari para katekis.

Ketika Penganiayaan Kihae terjadi pada bulan April 1839, Protasius dan istrinya termasuk orang-orang pertama yang ditangkap dan dipenjarakan.

Di sana mereka mengalami siksaan dan penyidikan yang sangat kejam, namun dia menolak untuk menyerah dari agamanya.

Namun, ketika dia dikirim ke pengadilan yang lebih tinggi, dia tergoda oleh perkataan halus dan janji-janji dari para petugas.

Selain itu, kondisi fisiknya begitu lemah dan diperparah oleh hukuman berat yang melemahkan hatinya.

Akhirnya dia jatuh ke dalam godaan dan menyatakan bahwa dia akan menyangkal imannya.

Tak lama kemudian, dia dilepaskan dari penjara dan dipulangkan, namun pada saat dia tiba di sana dia dihantam oleh penyesalan.

Dia sangat menyesali kemurtadannya dan tidak dapat makan maupun tidur.

Dia menghabiskan seluruh waktunya dalam penyesalan, tangisan dan doa tobat.

Dikuatkan oleh sesama umat Katolik, dia memutuskan untuk mengakui imannya.

Dia pergi ke pengadilan untuk menyerahkan diri dan memberi tahu hakim bahwa dia menarik kembali pernyataan kemurtadannya.

Penjaga bertanya, “Mengapa kamu kembali?”

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved