Doa Katolik
Orang Kudus Katolik 18 Mei Santo Venantius
Ia adalah seorang pemuda yang menjadi martir bersama 10 orang pengikut Kristus lainnya pada masa penganiayaan kaisar Trajan Decius.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Peringatan Orang Kudus Katolik 18 Mei.
Orang kudus Katolik pada 18 Mei merayakan Santo Venantius.
Santo Venantius hidup di Camerino Italia pada pertengahan abad ke-3.
Ia adalah seorang pemuda yang menjadi martir bersama 10 orang pengikut Kristus lainnya pada masa penganiayaan kaisar Trajan Decius (Caesar Gaius Messius Quintus Traianus Decius Augustus; Kaisar Romawi pada tahun 249 – 251 M).
• Orang Kudus Katolik 18 Mei Santo Felix dari Cantalice
Menurut Tradisi, sebelum dibunuh karena imannya, Venantius terlebih dahulu disiksa dengan kejam.
Ia cambuk, gigi-giginya dirontokkan, rahangnya dipatahkan, lalu digantung terbalik dan dipenggal lehernya.
Venantius dimakamkan di luar tembok kota Camerino dimana saat ini berdiri sebuah Katedral yang didedikasikan bagi dirinya.
Beberapa abad kemudian ia dimaklumkan sebagai Santo Pelindung kota Camerino.
Bagaimana Menjadi Orang Kudus?
Disadur dari imankatolik, orang-orang Kudus, terdiri dari tua-muda, rohaniawan/wati, bapa-ibu, perawan-janda, raja-rakyat jelata, cendekiawan-orang tidak berpendidikan, yang berasal dari berbagai suku bangsa, ras dan budaya.
Bunda Gereja yang kudus dibawah bimbingan Roh Kudus secara resmi menyebut dan menyatakan mereka “Orang-Orang Kudus”, baik sebagai ‘Beato-Beata’ atau ‘Santo-Santa’.
Pernyataan resmi Gereja itu diawali dengan suatu proses penelitian yang panjang dan teliti, yang disebut Beatifikasi dan kanonisasi hingga akhirnya disetujui oleh Takhta Suci.
Prosedur untuk menetapkan calon santo-santa di mulai tahun 1234, di prakarsai oleh Paus Gregorius IX dan Kongregasi Ritus yang diberi wewenang untuk mengawasi keseluruh prosesnya (Kongregasi Ritus dan terbentuk mulai tahun 1588, oleh Paus Sixtus V),
Apabila seorang yang telah meninggal dunia dan “dianggap martir” atau “dianggap kudus” maka biasanya Uskup Diosesan yang memprakarsai proses penyelidikan.
Dimana salah satu unsur penyelidikan adalah apakah suatu permohonan khusus atau mukjizat telah terjadi melalui perantaraan calon santo-santa yang bersangkutan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Orang-Kudus-Katolik-18-Mei-Santo-Venantius.jpg)