Doa Katolik
Orang Kudus Katolik 18 Mei Santo Felix dari Cantalice
Santo Felix lahir pada tanggal 18 mei 1515 dalam sebuah keluarga petani yang amat bersahaja di Cantalice, Abruzzi Italia.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Suatu malam, saat ia sedang tenggelam dalam doa dan matiraga, Bunda Maria menampakkan diri kepadanya dan menyerahkan bayi Yesus kedalam pelukannya.
Inilah yang membuat Santo Felix kelak sering dilukiskan bersama Bunda Maria sambil menggendong bayi Yesus.
Banyak mujizat penyembuhan dikerjakan oleh Bruder Felix semasa hidupnya.
Kebanyakan baru dilaporkan setelah ia tutup usia.
Pada tahun 1547 bruder Felix dipindahkan ke biara Kapusin St.Bonaventura di Kota Roma.
Di sini ia ditunjuk menjadi seorang Quaestor (biarawan yang bertugas meminta-minta derma) dimana ia menghabiskan sisa 40 tahun umurnya untuk meminta derma bagi biara dan membantu menyembuhkan orang-orang sakit.
Penduduk kota Roma, segera menjadi akrab dengan seorang biarawan berjubah coklat, berkeliling kota tanpa alas kaki, dengan karung tersampir di bahunya, dan mengetuk pintu-pintu rumah demi meminta sumbangan.
Bruder Felix akan memberkati semua orang yang ditemuinya.
Ia kemudian dijuluki “Bruder Deo Gratias”, karena selalu mengucapkan “Deo Gratias” (Syukur kepada Allah) atas segala perlakuan yang diterimanya dari orang lain.
Entah itu perlakuan yang baik, ataupun perlakuan yang tidak menyenangkan; balasan dari Bruder Felix selalu sama.
Bila kedatangannya diterima; ia akan memberikan berkat dan berkata: "Deo Gratias!".
Bila ditolak; "Deo Gratias!". Bila ia menemukan orang sakit dalam rumah yang dikunjunginya, "Deo Gratias!", ia akan mengajak si sakit untuk berdoa bersama.
Dan secara ajaib ia menyembuhkannya saat itu juga setelah selesai mereka berdoa.
Dikisahkan bahwa dalam sebuah kunjungannya ke rumah-rumah, Bruder Felix pernah membuat mujizat dengan membangkitkan seorang bayi yang sudah dinyatakan meninggal dunia beberapa jam sebelumnya.
Mujizat-mujizat penyembuhannya cepat menyebar keseluruh penjuru kota, membuat pintu-pintu rumah umat kota Roma selalu terbuka baginya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Orang-Kudus-Katolik-18-Mei-Santo-Felix-dari-Cantalice.jpg)