Lasarus Dengan Gubernur Sutarmidji Berjabat Tangan, Somasi Dicabut?

Dalam somasi itu, Sanen menyampaikan bahwa pihak DPD PDIP Kalbar keberatan dengan adanya pernyataan bahwa peristiwa penghadangan rombongan itu merupak

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Gubernur Kalbar Sutarmidji bersalaman dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Lasarus saat keduanya sama-sama menghadiri Musyawarah Luar Biasa DPP Tariu Borneo Bangkule Rajakng di Hotel Mercure Pontianak, Selasa 17Mei2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Lasarus memaafkan pernyataan Gubernur Kalbar Sutarmidji yang menyebut pengadangan terhadapnya di Kabupaten Kayong Utara, beberapa waktu lalu, sebagai settingan.

Lasarus pun menganggap persoalan tersebut sudah selesai dan tidak perlu diperpanjang lagi.

Seperti diketahui bahwa sebelumnya, DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat melayangkan somasi kepada Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji atas pernyataannya terkait peristiwa penghadangan rombongan DPD PDIP Kalbar di jalan Siduk - Sukadana Kabupaten Kayong Utara oleh warga.

Hal tersebut disamapaikan di kantor DPD PDIP Kalbar jalan Arteri Supadio oleh Glorio Sanen dari Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat PDIP Kalbar, Sabtu 14 Mei 2022.

Pada penyampaian Somasi ini dihadiri langsung oleh Bendahara DPD PDIP Kalbar Sujiwo, serta sejumlah pengurus partai lainnya.

Dalam somasi itu, Sanen menyampaikan bahwa pihak DPD PDIP Kalbar keberatan dengan adanya pernyataan bahwa peristiwa penghadangan rombongan itu merupakan setingan.

Konpers PDIP Kalbar Terkait Adanya Somasi Kepada Gubernur Kalbar Sutarmidji

Pihaknya menilai pernyataan tersebut sudah menyerang kehormatan dari DPD PDIP Kalbar dan merugikan keluarga besar PDIP.

Namun pertemuan Sutarmidji dan Lasarus hari ini di salah satu acara di Hotel Mercure Pontianak tampak sudah baik-baik saja, dan bahkan usai Sutarmdiji membuka acara keduanya saling bertegur sapa dan bersalaman hingga foto bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Lasarus pin menyampaikan sudah memaafkan Gubernur Sutarmidji terkait pengadangan terhadapnya di Kabupaten Kayong Utara, beberapa waktu lalu, sebagai settingan.

“Beliau kan sudah minta maaf ya sudah. Kita jangan perpanjang lagi. Jadi somasi kita kan sudah selesai. Kita mensomasi beliau supaya beliau minta maaf melalui media yang sama ketika beliau mengatakan bahwa itu adalah disetting. Beliau sudah minta maaf. Kalau beliau sudah minta maaf ya sudah selesai,” ucap Lasarus saat diwawancarai awak media di Hotel Mercure Pontianak, Selasa 17 Mei 2022.

Ketua Komisi V DPR RI ini mengatakan bahwa sebelum somasi dilayangkan, dirinya secara pribadi juga sudah memaafkan Midji. Lasarus berujar, permintaan dari Midji itu disampaikan melaui sambungan telepon.

“Jadi saya sudah perintahkan di jajaran saya bahwa dengan permintaan maaf beliau karena kita kan memang cuma meminta beliau minta maaf. Kalau beliau tidak maaf, kita lanjut. Secara pribadi, beliau sebetulnya sebelum kita somasi juga udah minta maaf sama saya. Beliau ada kontak saya, wa saya,” tuturnya.

“Saya juga udah minta maaf manakala ada ucapan saya membuat beliau merasa tidak nyaman,” pungkasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved