Konpers PDIP Kalbar Terkait Adanya Somasi Kepada Gubernur Kalbar Sutarmidji

"Oleh sebab itu saya mohon kepada Sutarmidji, Gubernur Kalbar yang kami hormati supaya memperbaiki gaya komunikasinya, misalkan ada masyarakat yang me

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Keterangan pers dari pengurus Partai PDI Perjuangan di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani II, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 14 Mei 2022. PDI Perjuangan Kalbar melayangkan somasi kepada Gubernur Kalbar terkait pernyataan Sutarmidji. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PDIP Kalbar memberi konferensi pers (Konpers), di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani II, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 14 Mei 2022. 

Dalam Konpers tersebut, Anggota DPRD Provinsi Kalbar dari Fraksi PDIP Martinus Sudarno berharap Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji memperbaiki gaya berkomunikasi.

Hal ini disampaikannya ketika memberikan keterangan saat DPD PDIP Kalbar melalui Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat melayangkan Somasi kepada Gubernur Kalbar Sutarmidji.

Sutarmidji Disomasi terkait pendapatnya mengenai adanya pengadangan rombongan Ketua DPD PDIP Kalbar di jalan Siduk - Sukadana oleh warga, Sabtu 14 Mei 2022.

Keterangan pers dari pengurus Partai PDI Perjuangan di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani II, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 14 Mei 2022. PDI Perjuangan Kalbar melayangkan somasi kepada Gubernur Kalbar terkait pernyataan Sutarmidji.
Keterangan pers dari pengurus Partai PDI Perjuangan di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani II, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 14 Mei 2022. PDI Perjuangan Kalbar melayangkan somasi kepada Gubernur Kalbar terkait pernyataan Sutarmidji. (TRIBUNPONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

"Berdasarkan pengalaman saya di DPRD 3 periode di Provinsi ini, sejak kepemimpinan Sutarmidji ini memang agak berbeda, terutama gaya komunikasi Sutarmidji ini yang menurut saya harus diperbaiki," ujar Martinus Sudarno.

Dengan demikian ia berharap hal seperti ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang.

Sebut Pencegatan Lasarus oleh Warga Adalah Rekayasa, Gubernur Sutarmidji Disomasi oleh PDIP Kalbar

"Oleh sebab itu saya mohon kepada Sutarmidji, Gubernur Kalbar yang kami hormati supaya memperbaiki gaya komunikasinya, misalkan ada masyarakat yang mengadukan sesuatu ya tanggapi dengan santai, tidak perlu terbawa emosi dan sebagainya,"katanya.

Keterangan pers dari pengurus Partai PDI Perjuangan di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani II, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 14 Mei 2022. PDI Perjuangan Kalbar melayangkan somasi kepada Gubernur Kalbar terkait pernyataan Sutarmidji.
Keterangan pers dari pengurus Partai PDI Perjuangan di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani II, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 14 Mei 2022. PDI Perjuangan Kalbar melayangkan somasi kepada Gubernur Kalbar terkait pernyataan Sutarmidji. (TRIBUNPONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

"Termasuk kepada staf dan sebagainya yang memberikan informasi kepada beliau kasih lah informasi yang benar, kalau kita berbicara tentang infrastruktur jalan di Kalbar, bukan hanya di Kayong Utara yang rusak, tapi seluruh Kalbar jalan Provinsi itu rusak,"imbuhnya.

Keterangan pers dari pengurus Partai PDI Perjuangan di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani II, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 14 Mei 2022. PDI Perjuangan Kalbar melayangkan somasi kepada Gubernur Kalbar terkait pernyataan Sutarmidji.
Keterangan pers dari pengurus Partai PDI Perjuangan di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani II, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu 14 Mei 2022. PDI Perjuangan Kalbar melayangkan somasi kepada Gubernur Kalbar terkait pernyataan Sutarmidji. (TRIBUNPONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

Sebagai pemimpin, berbagai kritik yang datang, dikatakannya harus ditanggapi dengan lapang dada.

"Hal-hal seperti inikan harus kita terima dengan lapang dada, kalau memang belum ada anggaranya ya sampaikan saja, kenapa harus marah-marah, oleh karena itu kami meminta bapak Gubernur untuk memperbaiki gaya bicaranya, jangan sampai apa yang diucapkan pemimpin menyakiti rakyatnya,"tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved