Doa Katolik
Orang Kudus Katolik 15 Mei Beata Maria Torribia
Beata Maria Torribia atau Maria de la Cabeza adalah seorang wanita kudus, istri dari Santo Isidorus si Petani.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Namun dengan lembut Santo Isidorus meminta istrinya untuk sekali lagi memeriksa tempat makanan mereka.
Dan secara ajaib ditempat makanan tersebut telah tersedia cukup makanan bagi semua orang.
Setelah Santo Isidorus meninggal pada tanggal 15 Mei 1130, Maria memutuskan untuk hidup sebagai seorang pertapa wanita.
Kekudusan-nya membuat ia dianugerahi Tuhan kemampuan untuk membuat berbagai mujizat.
Ia juga memperoleh karunia penglihatan.
Menurut legenda; Beata Maria Torribia sering bermimpi bertemu dengan Santa Perawan Maria.
Beata Maria Torribia tutup usia pada tahun 1175.
Relikwi-nya berupa kepala di lestarikan dalam sebuah reliquary dan sering dibawa dalam prosesi yang akan menurunkan hujan dari surga bagi desa-desa yang dilanda kekeringan.
Karena itulah ia disebut juga Maria de la Cabeza (de la Cabeza berarti : “Of the Head”).
Selama beberapa abad, kepalanya menjadi relikwi yang dihormati. Relikwi tersebut lama di semayamkan di sebuah biara Fransiskan di Torrelaguna.
Pada tahun 1645, relikwi tersebut dipindahkan ke Gereja Santo Andreas di Madrid dan diletakkan di sebelah relikwi St.Isidorus si Petani, suaminya.
• Orang Kudus Katolik 15 Mei Santa Dymphna
Arti Nama
Maria = Versi Latin untuk nama Yunani Μαριαμ (Mariam) dan Μαρια (Maria). Ejaan Yunani ini adalah terjemahan yang digunakan dalam Kitab Perjanjian Baru untuk nama Ibrani : מִרְיָם (Miryam).
Dalam Kitab Suci, nama ini pertama kali di temukan pada kitab Keluaran 15:20 (nama saudari Musa dan Harun).
Arti nama "Maria" tidak diketahui secara pasti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Orang-Kudus-Katolik-15-Mei-Beata-Maria-Torribia.jpg)